Baca juga: Alasan Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Acuan Perkuat Nilai Tukar Rupiah Tarik Investasi Asing
SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Arah kebijakan Bank Indonesia dipastikan tetap berfokus menjaga stabilitas nilai rupiah, sistem pembayaran, dan stabilitas sistem keuangan meski Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi, Ramdan Denny Prakoso, menegaskan bahwa keberlangsungan tugas dan wewenang Bank Indonesia tetap berjalan secara optimal sesuai amanat Undang-Undang Bank Indonesia.
"Bank Indonesia memastikan akan terus menjalankan tugas untuk mencapai stabilitas nilai rupiah, memelihara stabilitas sistem pembayaran, serta turut menjaga stabilitas sistem keuangan guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan penciptaan lapangan kerja," ujarnya dalam rilis yang diterima Sripoku.com, Senin (27/7/2026).
Ramdan menambahkan, dalam menjalankan berbagai tugas tersebut, Bank Indonesia senantiasa mengedepankan tata kelola kelembagaan yang baik dan profesional, serta terus memperkuat sinergi dan koordinasi bersama pemerintah sesuai amanat masing-masing.
Destry Damayanti Gantikan Perry Warjiyo
Pengunduran diri Perry Warjiyo dilakukan secara sukarela karena alasan pribadi pada 25 Juli 2026.
Berdasarkan Pasal 48 ayat (1) huruf (a) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia sebagaimana telah beberapa kali diubah—terakhir dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan—Dewan Gubernur dalam Rapat Dewan Gubernur pada 26 Juli 2026 menetapkan Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti sebagai Pejabat Gubernur sementara sesuai Pasal 50 ayat (2) UU BI.
Sementara itu, terkait kondisi iklim investasi dan keberlangsungan ekonomi di Sumatera Selatan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumsel, Bambang Pramono, menyatakan bahwa BI Sumsel memiliki visi dan misi yang sejalan dengan pusat.
Pihaknya berkomitmen untuk terus mencapai stabilitas nilai rupiah, memelihara sistem pembayaran, serta menjaga stabilitas sistem keuangan guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
"Pernyataan kami semua [perwakilan BI daerah] sama dengan pusat," pungkas Bambang.