TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIR PANGARAIAN - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Rudi Fernando Sianturi panen kangkung dan telur ayam kala melakukan inspeksi terhadap seluruh fasilitas dan layanan yang ada di Lapas Pasir Pangaraian, Jumat pagi (24/7/2026).
Inspeksi ini dilakukan dalam rangkaian kunjungan kerja dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev). Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Riau, Muhammad Lukman, serta Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Suroto juga ikut serta dalam kunjungan ini.
Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, bersama jajaran pejabat struktural ikut menyambut.
Di dalam Lapas Pasir Pangaraian, memang ada kebun sayur yang dikelola warga binaan. Juga ada lahan peternakan ayam bertelur yang juga dikelola warga binaan.
Lokasi perkebunan dan peternakan ini tidak luput dari inspeksi Ditjenpas Riau. Sehingga saat itu, dilakukan permanen terhadap sayur mayur dan telur ayam.
Pagi itu, kedatangan rombongan Ditjenpas Riau memang langsung melakukan inspeksi terhadap fasilitas dan layanan yang ada.
Patroli keliling blok hunian warga binaan, dapur umum, ruang kunjungan serta klinik kesehatan yang ada di Lapas.
Inspeksi ini untuk memastikan tidak ada pelanggaran yang terjadi.
Selain melihat secara langsung kondisi lapas dan pelaksanaan berbagai program pembinaan, Kakanwil memberikan arahan kepada seluruh jajaran pegawai Lapas Pasir Pangaraian. Arahannya terkait disiplin para petugas.
"Tingkatkan disiplin dan perkuat pelaksanaan tugas dan fungsi," kata Rudi Fernando Sianturi.
Ia juga meminta para petugas untuk mewaspadai penyalahgunaan Narkoba terlebih oleh warga binaan.
Begitu juga dengan penggunaan handphone ilegal serta pungutan liar.
Bagi pihak Lapas, tiga hal diatas kerap disingkat sebagai HALINAR. Ini memang kerap diperangi pihak Lapas.
"Zero HALINAR bukan hanya sekadar slogan atau ucapan. Komitmen tersebut harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan dilaksanakan dengan sepenuh hati oleh seluruh jajaran. Integritas, disiplin, dan tanggung jawab merupakan kunci dalam mewujudkan pemasyarakatan yang bersih dan profesional," tegasnya.
Terkait berbagai program layanan di Lapas Pasir Pangaraian, ia pun memberi apresiasi.
Menurutnya, pelayanan di Lapas sudah baik dan harus ditingkatkan lagi.
Ia menilai layanan kunjungan serta ketahanan pangan seperti perkebunan dan peternakan tersebut sudah baik.
Ia pun meminta untuk menjaga hal ini.
" Capaian ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan. Saya juga mengingatkan agar keamanan dan ketertiban tetap menjadi prioritas, tidak boleh ada praktik pungutan liar, penipuan online, maupun peredaran narkoba di dalam lapas," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian, Efendi Parlindungan Purba, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan kerja yang dilakukan oleh Kakanwil Ditjenpas Riau beserta rombongan.
Ia pun mengatakan akan terus meningkatkan pelayanan.
"Kunjungan ini menjadi motivasi sekaligus penguatan bagi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, pembinaan, serta menjaga keamanan dan ketertiban di Lapaa.
Berbagai arahan yang diberikan akan kami tindak lanjuti sebagai komitmen dalam mewujudkan pemasyarakatan yang semakin baik," ungkap Efendi.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan di Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian semakin optimal, sejalan dengan komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan pelayanan yang profesional, akuntabel, berintegritas, serta bebas dari HALINAR.
( Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan )