BOLASPORT.COM - Pelatih baru Timnas Portugal, Jorge Jesus, diklaim memahami benar cara menangani Cristiano Ronaldo.
Hal tersebut disampaikan oleh bekas Presiden Benfica, Luis Filipe Vieira.
Filipe Vieira meyakini bahwa Jorge Jesus bisa membuat perubahan bagi Selecao das Quinas.
Dalam hal ini status dan posisi dari Cristiano Ronaldo yang menjadi pokok bahasan utamanya.
Portugal baru saja beralih pelatih dari Roberto Martinez ke Jesus pasca-gelaran Piala Dunia 2026.
Martinez mendapat sorotan dan kritik tajam pada hajatan besar garapan FIFA itu terutama karena terus memainkan Ronaldo.
CR7 selalu dipasang sebagai starter olehnya untuk menjadi ujung tombak tunggal.
Dari lima pertandingan di Piala Dunia 2026, 4 laga dilalui oleh Ronaldo selama 90 menit.
Hanya sekali ia tidak tampil penuh saat Timnas Portugal menang 2-1 atas Kroasia pada babak 32 besar.
Padahal kontribusi gol dari Cristiano Ronaldo terbilang sangat minim untuk Piala Dunia tahun ini.
Ia hanya mampu mencetak 3 gol saja ke gawang lawan.
Bahkan dirinya sempat dibuat frustrasi saat tim nasionalnya ditahan imbang DR Kongo (1-1) dan Kolombia (0-0).
Harapan besar tertumpu pada sang kapten Portugal itu saat mereka berhadapan dengan Spanyol di babak 16 besar.
Apa daya Ronaldo bak kehilangan magisnya karena ia sama sekali tidak bisa mencetak gol ke gawang La Furia Roja.
Walhasil Portugal tersingkir usai kalah 0-1 dari sesama tim di Semenanjung Iberia tersebut.
Bisa dibilang Cristiano Ronaldo sudah memasuki masa-masa terakhirnya membela Timnas Portugal.
Namun dengan masuknya Jorge Jesus sebagai pelatih baru yang diikat kontrak hingga 2030, bisa saja masa edarnya bersama Selecao das Quinas bakal lebih panjang lagi.
Sampai saat ini pun Ronaldo masih belum memutuskan untuk gantung sepatu dari sepak bola internasional ditambah Portugal bakal menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030.
Dengan situasi tersebut maka mantan bintang Man United dan Real Madrid itu diprediksi akan tetap menjabat sebagai kapten sekaligus bermain untuk Portugal.
Filipe Vierira melihat bahwa di bawah Jorge Jesus nantinya Cristiano Ronaldo bisa saja tidak akan tampil sebagai starter di tim nasional.
"Saya rasa dia tahu cara menangani situasi itu, dan akan tahu cara mengatasinya,” kata Vieira kepada Antena 1 melalui Goal Internasional.
"Dia memiliki hubungan yang sangat baik dengan Ronaldo, itu pasti."
"Dan Ronaldo juga tahu bahwa masa depannya sudah mulai dipertimbangkan."
"Dia harus mengambil keputusan, dan kadang-kadang mungkin dia akan bermain, kadang-kadang tidak, dan seterusnya," imbuhnya.
Sebagai topscorer sepanjang masa, Cristiano Ronaldo barangkali bakal susah tergeser posisinya di lini depan.
Namun, mengingat usianya yang sudah menginjak 41 tahun agaknya Portugal perlu meremajakan kembali pos penyerangan mereka.
Di sisi lain, Jorge Jesus sempat bekerja sama dengan Ronaldo saat masih menukangi Al Nassr.
Meski hanya satu musim alias 2025-2026, Jesus sukses membantu CR7 memenangkan Liga Arab Saudi.
Di bawah arahan Jesus pula, Ronaldo bermain sebanyak 31 pertandingan dari total 50 laga Al Nassr.
Tercatat dirinya bermain sebagai starter dalam 31 kali dengan turun selama 90 menit 15 kali dan sempat ditarik keluar sebanyak 16 kali.
Jesus menerapkan manajemen menit bermain secara terukur untuk menjaga kondisi fisik Ronaldo yang sudah menginjak kepala empat.
Selain 16 kali menggantikannya di pertengahan babak kedua, sang pelatih juga secara sengaja mengistirahatkan Ronaldo alias tidak dimasukkan ke skuad atau bangku cadangan di 19 pertandingan Al-Nassr lainnya sepanjang musim lalu.