Pemkab Sekadau Targetkan Peningkatan Predikat Kabupaten Layak Anak
Faiz Iqbal Maulid July 28, 2026 03:27 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sekadau mendorong peningkatan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) melalui kolaborasi lintas sektor.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Sekadau, Martinus Ridi saat menghadiri Puncak Hari Anak Nasional (HAN) Kabupaten Sekadau 2026 di Aula Institut Teknologi Keling Kumang (ITKK) Sekadau, pada Senin 27 Juli 2026.

Martinus mengatakan Kabupaten Sekadau pada tahun sebelumnya telah mendapatkan predikat KLA kategori Pratama.

"Untuk mendapatkan nilai yang bagus ini merupakan kerja sama kita semua. Semua SKPD terkait, organisasi pemerintah, kemudian bank, CU, kemudian perusahaan ini semua terlibat dalam penilaian ini," ujar Martinus.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung berbagai program pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Dengan kolaborasi tersebut, ia berharap Kabupaten Sekadau dapat memperoleh predikat KLA yang lebih tinggi pada penilaian berikutnya.

• WVI Sekadau Sebut HAN Jadi Momentum Pastikan Tak Ada Anak yang Tertinggal

HAN Jadi Ruang Anak Tunjukkan Bakat

Martinus mengatakan, Puncak HAN 2026 merupakan penutup dari rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama kurang lebih satu minggu.

Sejumlah kegiatan telah dilaksanakan, mulai dari jalan sehat hingga berbagai perlombaan anak, seperti lomba melukis dan bercerita.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memeriahkan HAN, tetapi juga memberikan ruang bagi anak untuk menunjukkan kreativitas, bakat dan prestasi.

Pada puncak kegiatan, pemerintah juga memberikan penghargaan kepada anak-anak berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan dedikasi mereka.

"Kami berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh anak di Kabupaten Sekadau untuk terus belajar, berkarya dan berprestasi," katanya.

• HAN 2026 di Sekadau Libatkan 450 Peserta, Didukung 27 Sponsor

Waspadai Kekerasan terhadap Anak

Di sisi lain, Martinus mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman bagi anak di tengah masih tingginya perhatian terhadap kasus kekerasan terhadap anak.

Ia menyebut berbagai kasus kekerasan terhadap anak yang muncul, baik di Sekadau maupun daerah lain, harus menjadi perhatian bersama.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, sehat dan penuh kasih sayang agar anak dapat berkembang secara optimal.

Martinus berpesan kepada anak-anak agar terus belajar, tekun, berani bermimpi, menghargai sesama serta mengembangkan bakat yang dimiliki.

"Jadilah anak-anak yang berkarakter, berprestasi serta mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga, masyarakat dan daerah di masa yang akan datang," pungkasnya.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.