6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Ini Penyebab Antrean Massal SPBU di Pontianak
Faiz Iqbal Maulid July 28, 2026 06:27 AM

Apa penyebabnya?

Fenomena itu diduga dipicu akibat surutnya debit air Sungai Kapuas yang mengharuskan kapal pengangkut BBM menepi sejenak untuk menunggu air pasang.

1). Ini Biang Kerok Penyebab SPBU di Pontianak Mendadak Diserbu Antrean Panjang Lagi

ANTREAN BBM PONTIANAK - Kolase foto suasana antrean panjang di SPBU Jalan MT Haryono Pontianak, pada Senin 27 Juli 2026 sore (kiri) dan kondisi antrean Bahan Bakar Minyak (BBM), di SPBU Kawasan Parit H. Husein 2, Kota Pontianak, Senin 27 Juli 2026 (kanan). Pertamina ungkap penyebab antrean massal BBM di sejumlah SPBU di Pontianak.(TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Kolase Tri Pandito/Anggita Putri)

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) mendadak terjadi lagi di sejumlah wilayah di Kalimantan Barat terutama Kota Pontianak pada Senin 27 Juli 2026.

Apa penyebabnya?

Fenomena itu diduga dipicu akibat surutnya debit air Sungai Kapuas yang mengharuskan kapal pengangkut BBM menepi sejenak untuk menunggu air pasang.

Kondisi tersebut mengakibatkan kapal pengangkut BBM terlambat memasuki alur Sungai Kapuas menuju Depo Siantan.

Imbasnya distribusi BBM ke sejumlah SPBU sempat mengalami keterlambatan.

Baca Selengkapnya

2). Direktur Polnep Pontianak: Draf Transformasi Politeknik University Sudah di Banleg DPR RI

FDPN Indonesia 2026 - Foto kegiatan Rakor Forum Direktur Politeknik Negeri (FDPN) Se Indonesia pada Sabtu 25 Juli 2026 di Adimulia Hotel Medan. Direktur Polnep Widodo hadir dalam kegiatan rakor yang membahas transformasi Politeknik University.
FDPN Indonesia 2026 - Foto kegiatan Rakor Forum Direktur Politeknik Negeri (FDPN) Se Indonesia pada Sabtu 25 Juli 2026 di Adimulia Hotel Medan. Direktur Polnep Widodo hadir dalam kegiatan rakor yang membahas transformasi Politeknik University.(TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/dok Polnep)

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEDAN - Direktur Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) Dr Widodo menyakini transformasi Politeknik University akan segera terwujud, seiring hingga saat ini proses regulasi sedang dalam berjalan dan sudah menjadi pembahasan intens di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Pernyataan ini disampaikannya saat turut menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Direktur Politeknik Negeri (FDPN) Se Indonesia di Adimulia Hotel Medan pada Sabtu 25 Juli 2026 .

"Draf RUU Sistem pendidikan nadional masih terus berproses, sekarang pembahasan Politeknik University sudah di Badan Legislasi DPR RI dari beberapa waktu sudah di serahkan  Komisi X DPR RI," ujar Widodo

Ia pun menuturkan hingga saat ini Ketua Komisi X DPR RI Dr. Hetifah Sjaifudian bersama jajaran masih memberikan dukungan draf RUU Sistem pendidikan nasional yang diantara isu transformasi kelembagaan menuju universitas terkait hal ini.

"Alhamdullilah, ibu Dr. Hetifah Sjaifudian bersama anggota Komisi X DPR RI tetap serius dan konsisten mendukung proses transformasi ini," katanya.

Baca Selengkapnya

3). Porseni Politeknik XVI 2028 Resmi di Polines, Direktur Polnep: Kita Terjunkan Atlet Lebih Banyak

PORSENI - Foto rakor Forum Direktur Politeknik Negeri Se Indonesia (FDPNI) pada Sabtu 25 Juli 2026 di Adimulia Hotel Medan. Hasil rakor ini memutskan Porseni XVI se-Politeknik Negeri se-Indonesia tahun 2028 akan digelar di Politeknik Negeri Semarang.
PORSENI - Foto rakor Forum Direktur Politeknik Negeri Se Indonesia (FDPNI) pada Sabtu 25 Juli 2026 di Adimulia Hotel Medan. Hasil rakor ini memutskan Porseni XVI se-Politeknik Negeri se-Indonesia tahun 2028 akan digelar di Politeknik Negeri Semarang.(TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/dok Polnep)

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEDAN - Kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia (FDPNI) di Adimulia Hotel Medan pada Sabtu 25 Juli 2026 menghasilkan diputuskan kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) XVI Politeknik Negeri se-Indonesia digelar di Politeknik Negeri Semarang (Polines).

Seperti diketahui, Porseni Politeknik Negeri se-Indonesia ini merupakan ajang dua tahun yang diikuti 49 kampus Politeknik Negeri se-Indonesia dan pelaksanaan secara keliling dan kampus Politeknik Negeri tergabung di FDPNI menjadi tuan rumah.

Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) sempat menjadi tuan rumah pada tahun 2014.

Kampus yang berlokasi di Jl Ahmad Yani Pontianak ini sempat meraih prestasi masuk rangking 10 besar dari 49 Politeknik Negeri se-Indonesia.

"Kita sampaikan ke forum yang dihadiri para direktur, dan banyak yang berminat, namun terkendala saat di tahun 2027 proses peralihan masa bakti jabatan direktur," ungkap Ketua FDNI Ahyar Muhammad Diah saat memimpin Rakor.

Baca Selengkapnya

4). Antrean Massal BBM Lagi di Pontianak, DPRD Minta Pertamina Buka Suara dan Beri Solusi

ANTREAN BBM PONTIANAK - Kondisi antrean Bahan Bakar Minyak (BBM), di SPBU Kawasan Parit H. Husein II, Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Senin 27 Juli 2026. Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kota Pontianak, Zulfydar Zaidar Mochtar minta Pertamina cari solusi.
ANTREAN BBM PONTIANAK - Kondisi antrean Bahan Bakar Minyak (BBM), di SPBU Kawasan Parit H. Husein II, Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Senin 27 Juli 2026. Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kota Pontianak, Zulfydar Zaidar Mochtar minta Pertamina cari solusi.(TRIBUN PONTIANAK/TRI PANDITO WIBOWO)

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kota Pontianak, Zulfydar Zaidar Mochtar menanggapi fenomena antrean panjang kendaraan yang mendadak terjadi di sejumlah SPBU di Kota Pontianak pada Senin 27 Juli 2026.

Zulfydar menilai kondisi tersebut harus segera diantisipasi agar tidak berdampak terhadap aktivitas masyarakat maupun perekonomian di Kalimantan Barat.

Menurutnya, keterlambatan pasokan BBM juga dirasakan masyarakat yang menggunakan kapal-kapal kecil untuk menunjang aktivitas ekonomi.

"Saya kira ini kaitan dengan kebijakan dan harus dapat dicarikan jalan keluar. Jangan sampai perekonomian ini lambat gara-gara tidak diberikan solusi, kaitannya dengan kapal-kapal kecil yang menggunakan BBM sebagai alat untuk memajukan perekonomian Kalimantan Barat," ujar Zulfydar saat dihubungi TribunPontianak.co.id, Senin 27 Juli 2026.

Ia mengatakan, persoalan antrean BBM bukan kali pertama terjadi.

Baca Selengkapnya

5). Pemkab Sekadau Targetkan Peningkatan Predikat Kabupaten Layak Anak

HAN SEKADAU 2026 - Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Sekadau, Martinus Ridi memberikan arahan di acara Puncak Hari Anak Nasional (HAN) Kabupaten Sekadau Tahun 2026 di Aula Institut Teknologi Keling Kumang (ITKK), pada Senin 27 Juli 2026. Martinus mengatakan upaya meningkatkan predikat KLA membutuhkan keterlibatan berbagai pihak
HAN SEKADAU 2026 - Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Sekadau, Martinus Ridi memberikan arahan di acara Puncak Hari Anak Nasional (HAN) Kabupaten Sekadau Tahun 2026 di Aula Institut Teknologi Keling Kumang (ITKK), pada Senin 27 Juli 2026. Martinus mengatakan upaya meningkatkan predikat KLA membutuhkan keterlibatan berbagai pihak(TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Chris Hamonangan Pery Pardede)

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sekadau mendorong peningkatan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) melalui kolaborasi lintas sektor.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Sekadau, Martinus Ridi saat menghadiri Puncak Hari Anak Nasional (HAN) Kabupaten Sekadau 2026 di Aula Institut Teknologi Keling Kumang (ITKK) Sekadau, pada Senin 27 Juli 2026.

Martinus mengatakan Kabupaten Sekadau pada tahun sebelumnya telah mendapatkan predikat KLA kategori Pratama.

"Untuk mendapatkan nilai yang bagus ini merupakan kerja sama kita semua. Semua SKPD terkait, organisasi pemerintah, kemudian bank, CU, kemudian perusahaan ini semua terlibat dalam penilaian ini," ujar Martinus.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung berbagai program pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Baca Selengkapnya

6). Kualitas Udara di Dua Kabupaten di Kalbar Ini Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

KUALITAS UDARA KALBAR - Warga Kompleks Taman Bumi Serdam, Jalan Sungai Raya Dalam, Kabupaten Kubu Raya terpaksa mengenakan masker imbas Karhutla pada Sabtu 25 Juli 2026. BMKG Kalbar mengungkap kualitas udara Kabupaten Kubu Raya dan Mempawah kategori sangat tidak sehat.
KUALITAS UDARA KALBAR - Warga Kompleks Taman Bumi Serdam, Jalan Sungai Raya Dalam, Kabupaten Kubu Raya terpaksa mengenakan masker imbas Karhutla pada Sabtu 25 Juli 2026. BMKG Kalbar mengungkap kualitas udara Kabupaten Kubu Raya dan Mempawah kategori sangat tidak sehat.(TRIBUN PONTIANAK/TRI PANDITO WIBOWO)

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat merilis kualitas udara per 26 Juli 2026.

Hasilnya, dua Kabupaten per 26 Juli 2026 masuk kategori Sangat Tidak Sehat.

Di antaranya Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Kubu Raya.

Kondisi itu dipicu dari dampak asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Berdasarkan data terbaru, kualitas udara di Kabupaten Kubu Raya mencapai nilai maksimum harian 237 µg/m⊃3;.

Baca Selengkapnya

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.