Kakak Adik Asal Bandung Kritis Akibat Adu Banteng Truk vs Motor di Tanjungsari
Dedy Herdiana July 28, 2026 08:35 AM

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Dua remaja putri kakak adik asal Kota Bandung yang menjadi korban kecelakaan tabrakan adu banteng truk vs motor di Jalan Raya Bandung-Cirebon, Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Umar Wirahadikusumah.

Keduanya diketahui merupakan kakak beradik bernama Zaskia Putri (16) dan Rezkia Nur Tasya (14), warga Kelurahan Cisurupan RT 04/01, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung.

Humas RSUD Umar Wirahadikusumah, Widhi Rus Julyan, mengonfirmasi bahwa kedua korban masuk dalam kondisi terluka serius pasca-kejadian.

"Korban bernama Rezkia kondisinya kritis. Sementara sang kakak, Zaskia, mulai membaik usai mendapat tindakan medis intensif dari tim dokter," ujar Widhi saat dikonfirmasi, Senin (27/7/2026) malam.

Widhi membenarkan jika kedua korban masih berstatus pelajar dan memiliki hubungan saudara kandung.

"Betul, keduanya kakak beradik. Zaskia berstatus pelajar SMA, sedangkan adiknya, Rezkia, masih pelajar SMP," pungkasnya.

Baca juga: BREAKING NEWS! Adu Banteng Truk vs Motor di Tanjungsari Sumedang, Dua Pelajar Kakak Beradik Kritis 

Detik-detik Motor Kakak Beradik Dihantam Truk

Rekaman CCTV memperlihatkan detik-detik adu banteng mengerikan antara sepeda motor matic dengan truk bernomor polisi D 9358 VB di Jalan Raya Bandung-Cirebon, Senin (27/7/2026) sekira pukul 18.30 WIB.

Kecelakaan lalu lintas tersebut tepat terjadi di depan SMPN 1 Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, dan melibatkan dua remaja putri kakak beradik yang mengendarai sepeda motor matic.

Dalam rekaman CCTV yang beredar, suasana lalu lintas di lokasi kejadian terlihat cukup ramai petang itu.

Terlihat sejumlah pengendara sepeda motor melaju dari arah Sumedang menuju Bandung dan berupaya menyalip sebuah minibus berwarna silver.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Kakak Beradik di Tanjungsari Sumedang yang Terekam CCTV

Sopir ambulans Puskesmas Tanjungsari, Asep Noerhidayat, menjelaskan bahwa saat korban mencoba mendahului minibus di depannya, dari arah berlawanan meluncur deras sebuah truk kuning.

"Saat berada di TKP, korban berusaha menyalip minibus. Nahas, di saat bersamaan muncul truk D 9358 VB dari arah berlawanan," kata Asep kepada Tribun.

Jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tak dapat dihindarkan.

Benturan keras tersebut menyebabkan motor korban dihantam keras hingga kedua remaja tersebut terpental ke jalan raya dan bersimbah darah.

Baca juga: 2 Siswi yang Motornya Tabrakan dengan Truk Ternyata Warga Bandung

Evakuasi: Dari Puskesmas Dirujuk ke RS

Proses evakuasi cepat dilakukan terhadap dua pelajar kakak beradik yang bersimbah darah usai mengalami kecelakaan di Jalan Raya Bandung-Cirebon, depan SMPN 1 Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Senin (27/7/2026) petang.

Pihak medis Puskesmas Tanjungsari bergerak cepat menuju lokasi kejadian begitu menerima laporan warga setempat.

"Kami menerima laporan kejadian kecelakaan ini sekira pukul 18.30 WIB dan langsung menuju ke lokasi penanganan," kata Asep Noerhidayat, sopir ambulans Puskesmas Tanjungsari.

Mengingat luka serius yang dialami kedua korban akibat terpental dihantam truk, tim medis sempat memberikan penanganan awal di Puskesmas Tanjungsari sebelum akhirnya dirujuk.

"Kedua korban sempat kami evakuasi ke Puskesmas. Namun karena kondisinya kritis dan membutuhkan penanganan darurat yang lebih intensif, keduanya langsung dirujuk ke RSUD Umar Wirahadikusumah," ujar Asep. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.