Jambi Top 7 28 Juli 2026, Sopir Travel Mengantuk Mobil Jatuh Sungai Batanghari, 1 Tewas
asto s July 28, 2026 08:48 AM

Mobil travel Padang-Jambi itu diduga dalam posisi kecepatan cukup tinggi, sementara sopirnya mengantuk. Jalan. Di tikungan jalan sebelum jembatan Desa Benteng Rendah, Kabu[aten Batanghari, mobil menggasak pembatas jalan lalu jatuh ke Sungai Batanghari. 

Setelah jatuh ke sungai, 1 sopir dan 1 penumpang bisa menyelamatkan diri. Tapi, 1 penumpang terjebak di dalam mobil hingga meninggal dunia di Sungai Batanghari. 

Berikut ini Jambi Top 7 selengkapnya:

Mobil Tangki Solar Industri Kecelakaan Tunggal di Kerinci Jambi



 

Mobil tangki bermuatan solar industri alami kecelakaan tunggal di kawasan Desa Batang Merangin, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, Jambi pada Sabtu (25/7/2026) sore sekira pukul 19.00 WIB.
Mobil tangki bermuatan solar industri alami kecelakaan tunggal di kawasan Desa Batang Merangin, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, Jambi pada Sabtu (25/7/2026) sore sekira pukul 19.00 WIB.(Ist)

 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Mobil tangki bermuatan solar industri alami kecelakaan tunggal di kawasan Desa Batang Merangin, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, Jambi.

Kecelakaan tunggal ini terjadi tepatnya di Jalan Lintas Kerinci-Bangko pada Sabtu (25/7/2026) sore sekira pukul 19.00 WIB.

Mobil tangki biru putih dengan nomor polisi BK 8923 CN, diduga mengalami patah as saat melintas.

Akibatnya ban belakang terlepas sehingga kendaraan kehilangan kendali dan nyaris terbalik di badan jalan.

tak ada korban jiwa pada kecelakaan tunggal ini. Kerusakan kendaraan juga disebut tak terlalu parah.


Baca Selengkapnya



Debalang SAD Bantah Isu Penjualan dan Penculikan Bayi di Batang Hari



 

TEGA JUAL BAYI KANDUNG - Foto bayi yang dijual ayah kandung di Jambi. Debalang Suku Anak Dalam membantah dugaan penjualan bayi seharga Rp20 juta dan tudingan membawa kabur bayi dari rumah aman di Kabupaten Batang Hari.
TEGA JUAL BAYI KANDUNG - Foto bayi yang dijual ayah kandung di Jambi. Debalang Suku Anak Dalam membantah dugaan penjualan bayi seharga Rp20 juta dan tudingan membawa kabur bayi dari rumah aman di Kabupaten Batang Hari.(HO/IST)

 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN – Isu dugaan penjualan bayi berusia delapan bulan seharga Rp20 juta serta tudingan bahwa Suku Anak Dalam (SAD) membawa kabur bayi dari rumah aman di Kabupaten Batang Hari dibantah oleh pihak SAD.

Debalang SAD Bukit 12, Nuntun, menyampaikan klarifikasi untuk meluruskan informasi yang beredar sekaligus membersihkan nama baik masyarakat SAD yang belakangan dikaitkan dengan kasus tersebut.

Ia menegaskan, informasi mengenai adanya transaksi penjualan bayi senilai Rp20 juta maupun tudingan bahwa warga SAD merebut atau membawa kabur bayi dari rumah aman tidak benar.

"Kami dari SAD datang ke sini untuk membersihkan nama baik SAD. Informasi yang bilang kami merebut atau membawa kabur anak dari rumah sosial itu tidak benar. Niat kami baik. Kalau memang kami berniat melarikan anak, tidak mungkin saat ditelepon atau diundang kami langsung hadir," katanya.

Menurut Nuntun, penitipan bayi tersebut murni dilandasi hubungan kekeluargaan. Ia mengatakan ayah kandung bayi menitipkan anaknya kepada kerabat karena mengalami kesulitan mengasuh setelah berpisah dengan ibu kandung bayi.


Baca Selengkapnya



Hampir 3 Bulan Ditahan, Berkas Tersangka Korupsi Lahan Pelabuhan Ujung Jabung Belum Rampung



 

KORUPSI-Kejati Jambi masih menyusun berkas perkara dua tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan lahan akses Pelabuhan Ujung Jabung meski keduanya telah ditahan sejak April 2026.
KORUPSI-Kejati Jambi masih menyusun berkas perkara dua tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan lahan akses Pelabuhan Ujung Jabung meski keduanya telah ditahan sejak April 2026.(Tribunjambi.com/Srituti Apriliani Putri)

 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Dua tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan lahan untuk pembangunan akses Jalan Pelabuhan Ujung Jabung, berinisial AS dan MD, masih menjalani penahanan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka pada April 2026 dan sejak saat itu resmi ditahan oleh penyidik Kejati Jambi.

Hampir tiga bulan setelah penetapan tersangka, proses penyidikan masih berlanjut. Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Jambi, Nolly Wijaya, mengatakan penyidik masih menyusun berkas perkara sebelum dilimpahkan ke tahap berikutnya.

"(Masih) tahap pemberkasan," kata Nolly kepada Tribunjambi.com, Senin (27/7/2026).
Dua tersangka yang telah ditetapkan dalam perkara tersebut adalah AS selaku Ketua Pelaksana Pengadaan Tanah yang saat itu menjabat Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tanjung Jabung Timur, serta MD selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) B yang menjabat Kepala Seksi Penetapan dan Pendaftaran Hak Kantor Pertanahan Tanjung Jabung Timur.

Dalam proses penyidikan, Kejati Jambi telah memeriksa sedikitnya 70 saksi yang berasal dari BPN Jambi, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta masyarakat yang menerima ganti rugi lahan.


Baca Selengkapnya



Kronologi Mobil Travel Tercebur di Sungai Batanghari, Penumpang Sebelah Sopir Meninggal



 

EVAKUASI - Proses evakuasi mobil travel jurusan Padang-Jambi yang tercebur di Sungai Batanghari tepatnya di Desa Benteng Rendah RT 02, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batang Hari, Jambi terjadi pada pada Senin (27/7/2026). Satu korban ditemukan meninggal
EVAKUASI - Proses evakuasi mobil travel jurusan Padang-Jambi yang tercebur di Sungai Batanghari tepatnya di Desa Benteng Rendah RT 02, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batang Hari, Jambi terjadi pada pada Senin (27/7/2026). Satu korban ditemukan meninggal(Ist)

 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Kecelakaan tunggal memilukan terjadi di Desa Benteng Rendah, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batang Hari pada Senin (27/7/2026) pagi.

Satu unit mobil travel jenis Toyota Innova jurusan Padang ke Jambi terjun dan tenggelam ke dalam aliran Sungai Batanghari sekira pukul 05.30 WIB.

Kapolsek Mersam, IPTU Mahyadi menjelaskan kronologi peristiwa tersebut. Kecelakaan terjadi di jalan lurus menjelang tikungan jalan sebelum jembatan di Desa Benteng Rendah.

"Lokasinya sebelum jembatan, penikungan tapi tidak tajam, tikungan manis ke kiri datar tepi sungai. Mobil diperkirakan ngebut dan supir mengnatuk lalu menyisir pematok pembatas jalan hingga terjun ke sungai. 

Di lokasi tersebut memang sering terjadi kecelakaan, hampir setiap tahun," jelasnya.


Baca Selengkapnya



Malam Ini Atap Rumah Warga Tutung Bungkuk Kerinci Beterbangan Dihantam Angin Puting Beliung



 

ANGIN PUTING BELIUNG - Atap rumah warga beterbangan saat angin puting beliung menerjang Desa Tutung Bungkuk, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, Senin (27/7/2026) malam.
ANGIN PUTING BELIUNG - Atap rumah warga beterbangan saat angin puting beliung menerjang Desa Tutung Bungkuk, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, Senin (27/7/2026) malam.(TRIBUN JAMBI/ISTIMEWA)

 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Angin puting beliung menerjang Desa Tutung Bungkuk, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, Senin (27/7/2026) malam. 

Terjangan angin yang datang secara tiba-tiba, membuat warga panik.

Sejumlah atap rumah beterbangan diterpa angin kencang.

Berdasarkan video yang beredar di lokasi kejadian, langit tampak menghitam disertai hujan dan angin yang berputar. 

Material bangunan terlihat beterbangan, sementara pepohonan bergoyang hebat akibat terpaan angin.


Baca Selengkapnya



Sosok Penumpang Berjam-jam Terjebak dalam Travel Jatuh ke Sungai Batanghari



 

EVAKUASI - Tim gabungan bersama warga mengevakuasi mobil travel yang tercebur ke Sungai Batanghari, Senin (27/7/2026). Satu orang meninggal dalam peristiwa itu.
EVAKUASI - Tim gabungan bersama warga mengevakuasi mobil travel yang tercebur ke Sungai Batanghari, Senin (27/7/2026). Satu orang meninggal dalam peristiwa itu.(Ist)

 

"Mobil diperkirakan ngebut dan sopir mengantuk lalu menyisir pematok pembatas jalan hingga terjun ke sungai. Di lokasi tersebut memang sering terjadi kecelakaan, hampir setiap tahun."
Iptu Mahyadi
Kapolsek Mersam

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN – Seorang perempuan meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal yang melibatkan kendaraan travel Padang-Jambi pada Senin (27/7/2026).

Ia berjam-jam terjebak dalam kendaraan itu sebelum ditemukan tak bernyawa saat tim gabungan bersama warga melakukan evakuasi.

Kecelakaan tunggal menimpa sebuah mobil travel rute Padang-Jambi yang terjun ke Sungai Batanghari di Desa Benteng Rendah RT 02, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batang Hari.

Akibat peristiwa tersebut, seorang penumpang perempuan berinisial E, warga kawasan The Hok, Kota Jambi, meninggal dunia setelah terjebak di dalam mobil yang tenggelam.


Baca Selengkapnya



Daftar 5 Polisi dan 1 Sipil Tersangka Kasus Kematian Brigadir EWS di Tanjabtim



 

TERSANGKA - Sejumlah tersangka penganiayaan yang menyebabkan kematian terhadap Brigadir Eko Winarno Saputra alias Brigadir EWS digiring petugas. Ada enam tersangka yang ditetapkan: 5 polisi dan 1 sipil.
TERSANGKA - Sejumlah tersangka penganiayaan yang menyebabkan kematian terhadap Brigadir Eko Winarno Saputra alias Brigadir EWS digiring petugas. Ada enam tersangka yang ditetapkan: 5 polisi dan 1 sipil.(Tribunjambi.com/Srituti Apriliani Putri)

 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Polda Jambi menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan yang mengakibatkan tewasnya Brigadir Eko Winarto Saputra (EWS), anggota Polres Tanjung Jabung Timur.

Enam tersangka tersebut terdiri dari lima anggota Polri dan seorang warga sipil.

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik meningkatkan status penanganan perkara dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, mengatakan peningkatan status perkara dilakukan setelah penyidik mengumpulkan alat bukti, memeriksa sejumlah saksi, dan melaksanakan gelar perkara.

"Pada hari Jumat, penyidik telah meningkatkan status dari penyelidikan menjadi penyidikan. Kemudian, pada hari Sabtu, telah menetapkan enam orang tersangka," kata Erlan kepada awak media, Senin (27/7/2026).


Baca Selengkapnya



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.