Kota Maju dan Panjang Umur: Menakar 5 Kota Pemilik Penduduk Senior Terbanyak di Sumatera
Yandi Triansyah July 28, 2026 11:27 AM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Status sebagai ibu kota provinsi membawa daya pikat tersendiri.

Sebagai pusat pemerintahan, poros bisnis, dan simpul kegiatan ekonomi, kota-kota besar di Sumatera bertumbuh menjadi wilayah padat penduduk.

Peluang kerja yang membentang luas serta kelengkapan fasilitas umum membuat arus mobilitas warga terus mengalir ke kawasan perkotaan.

Namun, daya tarik kota modern tidak hanya memikat kelompok usia produktif. Ketersediaan fasilitas kesehatan yang memadai, aksesibilitas layanan publik, hingga peningkatan kualitas hidup di pusat-pusat kota turut mendorong peningkatan angka harapan hidup masyarakat.

Baca juga: Menguji Daya Saing Kepulauan Tradisi vs Lumbung Pangan: Menakar IDSD Nias Selatan dan OKU Timur

Fenomena ini terekam jernih pada kelompok penduduk senior berusia 75 tahun ke atas.

Lima kota metropolitan utama di Pulau Sumatera mencatatkan populasi lansia senior terbanyak, memperlihatkan bagaimana kota-kota maju ini juga menjadi tempat tumbuh dan menua yang nyaman bagi warganya berdasarkan data BPS yang dilihat pada Selasa (28/7/2026).

1. Medan: Pusat Megapolitan dengan Populasi Lansia Senior Tertinggi

Sebagai kota terbesar di Pulau Sumatera sekaligus ibu kota Sumatera Utara, Kota Medan memimpin daftar dengan jumlah penduduk berusia 75 tahun ke atas sebanyak 55.344 jiwa.

Besarnya angka ini sejalan dengan status Medan sebagai salah satu pusat medis dan ekonomi terdepan di Indonesia barat.

Keberadaan jaringan rumah sakit rujukan utama dan fasilitas perawatan kesehatan yang matang menjadi salah satu faktor penopang tingginya populasi lansia senior di kota ini.

2. Palembang: Menjaga Kualitas Hidup di Kota Metropolitan Pempek

Bergeser ke bagian selatan, Kota Palembang menduduki posisi kedua. Ibu kota Sumatera Selatan ini mencatatkan populasi warga berusia 75 tahun ke atas mencapai 35.866 jiwa.

Di tengah pesatnya pembangunan infrastruktur dan pembenahan fasilitas transportasi publik, Palembang mampu menyediakan lingkungan perkotaan yang kondusif bagi para lansia untuk menikmati masa tua mereka secara aktif dan sejahtera.

3. Bandar Lampung: Pintu Gerbang Sumatera yang Ramah Lansia

Di peringkat ketiga, Kota Bandar Lampung merekam sebanyak 28.370 jiwa penduduk berusia 75 tahun ke atas.

Sebagai gerbang utama yang menghubungkan Sumatera dan Jawa, Bandar Lampung terus mengukuhkan kelengkapan sarana kesehatan serta fasilitas publik kota.

Hal ini memberikan rasa aman dan kenyamanan aksesibilitas bagi warga usia lanjut.

4. Padang: Sentuhan Budaya dan Ketenangan Kota Pendidikan

Kota Padang menempati urutan keempat dengan populasi lansia senior mencapai 19.844 jiwa.

Ibu kota Sumatera Barat ini menawarkan kombinasi unik antara iklim kota pesisir yang relatif tenang, ikatan kekeluargaan budaya Minangkabau yang erat, serta fasilitas layanan umum yang terintegrasi.

Lingkungan sosial seperti ini menjadi penopang emosional dan fisik yang sangat baik bagi kelompok lansia.

5. Pekanbaru: Pertumbuhan Ekonomi Industri dan Fasilitas Perkotaan

Menutup daftar lima besar, Kota Pekanbaru mencatatkan sebanyak 12.777 jiwa warga berusia 75 tahun ke atas.

Ibu kota Riau yang terus bersolek sebagai pusat perdagangan dan jasa ini berhasil mengimbangi pesatnya arus modernisasi dengan penyediaan layanan kesehatan yang makin mudah dijangkau oleh masyarakat usia senja.

Keberadaan puluhan ribu penduduk berusia 75 tahun ke atas di kota-kota utama Sumatera ini memberikan sinyal penting bagi para pemangku kebijakan.

Pertumbuhan populasi lansia senior menuntut perencanaan kota yang lebih inklusif mulai dari penyediaan ruang publik ramah lansia, aksesibilitas transportasi umum, hingga penguatan program kesehatan preventif dan geriatri.

Kota yang sukses di masa depan bukan hanya kota yang mampu menarik minat usia muda untuk bekerja, tetapi juga kota yang mampu merawat para seniornya hingga menikmati usia senja dengan bermartabat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.