Tim rescue melaksanakan operasi pencarian bersama seluruh unsur SAR gabungan dengan mengutamakan keselamatan personel

Jakarta (ANTARA) - Basarnas mengerahkan tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian terhadap seorang anak berusia 12 tahun yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Direktur Kesiapsiagaan Basarnas Noer Isrodin di Jakarta, Selasa, mengatakan tim dibawah Kantor SAR Palembang telah diberangkatkan ke lokasi kejadian di Dusun Bukit Agung, Desa Keban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, guna memaksimalkan upaya pencarian.

"Tim rescue melaksanakan operasi pencarian bersama seluruh unsur SAR gabungan dengan mengutamakan keselamatan personel," kata Noer Isrodin.

Sementara itu secara rinci Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin menjelaskan peristiwa tersebut menimpa seorang siswa sekolah dasar bernama Gibran Farelio (12) yang dilaporkan hilang terseret arus saat mandi bersama temannya di Sungai Enim pada Senin (27/7) sore sekitar pukul 14.50 WIB.

Kantor SAR Palembang mengkonfirmasi korban diduga mengalami kelelahan saat berenang ke tengah sungai sehingga tidak sanggup kembali ke tepian dan langsung tenggelam sebelum sempat diselamatkan oleh rekan-rekannya.

Dalam operasi pencarian ini, tim SAR gabungan membagi regu menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) untuk menyisir permukaan air sejauh lima kilometer persegi menggunakan perahu karet dan perahu warga.

"Pencarian dilakukan secara sistematis pada sisi kanan dan kiri sungai, serta disiapkan skema penyelaman di sekitar titik lokasi kejadian apabila kondisi arus dan kedalaman air memungkinkan," kata Ramond.

Dia menekankan kepada para orang tua dan warga secara umum untuk memperketat pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar aliran sungai dan segera melapor melalui saluran siaga 115 jika terjadi kondisi darurat.