TRIBUNTRENDS.COM - Kasus kematian pria bernama Sutrimo yang ditemukan di sebuah klinik di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, masih menyisakan banyak tanda tanya.
Seiring penyelidikan yang terus berlangsung, keterangan dari warga sekitar mulai mengungkap kondisi bangunan tempat jasad korban ditemukan.
Warga mengaku tidak mengenal sosok Sutrimo maupun mengetahui aktivitas korban di lokasi tersebut.
Mereka juga menyebut klinik kecantikan itu telah lama tidak beroperasi dan terbengkalai sejak pandemi Covid-19 sekitar lima tahun lalu.
Salah seorang warga bernama Dedi mengatakan bangunan tersebut hanya sempat beroperasi selama beberapa bulan sebelum akhirnya tutup akibat dampak pandemi.
Sejak saat itu, menurutnya, gedung selalu dalam keadaan terkunci dan tidak lagi digunakan untuk aktivitas apa pun.
Karena itu, penemuan jasad di dalam area klinik membuat warga sekitar terkejut.
Dedi mengaku sama sekali tidak menyangka bangunan yang selama ini kosong ternyata menjadi lokasi ditemukannya korban.
Kesaksian warga tersebut kini menjadi salah satu informasi yang turut melengkapi rangkaian fakta di balik misteri kematian Sutrimo.
Baca juga: Misteri Sosok Pemesan Ambulans untuk Sutrimo, Penjaga Rumah Febrie Adriansyah, Sempat Mengeluh Sakit
Salah seorang warga setempat, Dedi, mengakui bahwa operasional klinik tersebut dulunya hanya berjalan singkat sebelum akhirnya tutup total.
“Jadi sempat buka berapa bulan, kehajar Corona, stuck dia,” ucapnya.
Dedi mengungkapkan keterkejutannya saat mengetahui ada jasad yang ditemukan di dalam area gedung yang selama ini selalu dalam kondisi terkunci dan tanpa penghuni.
“Gak pernah sih saya lihat. Makanya saya kaget ada orang meninggal di situ katanya. Kok tahunya ada yang ngisiin gitu,” tutur Dedi.
Pengakuan serupa disampaikan oleh tetangga di sebelah kanan klinik.
Pemilik rumah tinggal yang enggan disebutkan namanya itu mengaku baru mengetahui adanya peristiwa duka tersebut setelah melihat pergerakan aparat kepolisian pada malam harinya.
"Enggak tahu kalau ada itu. Baru tahu karena semalam banyak polisi yang datang," ungkapnya.
Baca juga: Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Meninggal, Mulut Berbusa, Siapa Pemesan Ambulans?
Kasus penemuan jasad Sutrimo ini sempat menyita perhatian di media sosial usai dikaitkan dengan latar belakang profesi korban.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan bahwa status pekerjaan almarhum masih dalam tahap pendalaman oleh penyidik.
"Masih didalami," ungkapnya kepada wartawan, Senin (26/7/2026).
Kombes Budi menerangkan, informasi awal menunjukkan Sutrimo ditemukan tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent sebelum dievakuasi menggunakan ambulans menuju RS Muhammadiyah Taman Puring.
Pihak rumah sakit kemudian mengonfirmasi korban telah meninggal dunia saat tiba.
Baca juga: Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Meninggal, Mulut Berbusa, Siapa Pemesan
“Polda Metro Jaya menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Saudara Sutrimo semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Kombes Budi.
Guna mengusut rangkaian peristiwa secara utuh, Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan kini mengumpulkan keterangan dari pihak keluarga, pengemudi ambulans, hingga petugas rumah sakit, serta memeriksa rekam medis dan lokasi kejadian.
“Penyelidikan dilakukan secara profesional, hati-hati, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk memperoleh fakta secara utuh. Karena prosesnya masih berjalan, kami belum dapat menyimpulkan penyebab kematian almarhum,” jelasnya.
Polda Metro Jaya mengimbau publik untuk menahan diri dari spekulasi yang belum terverifikasi hingga hasil resmi penyelidikan diumumkan.
(TribunTrends.com/TribunSumsel.com)