Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil, menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan pendidikan keagamaan.
Kebijakan tersebut sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul di Aceh Singkil.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Aceh Singkil, H Hamzah Sulaiman, saat membuka Musabaqah Qira'atil Kutub (MQK) IV tingkat kabupaten setempat.
"Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, berkomitmen terus mendukung penguatan pendidikan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul," kata Hamzah Sulaiman.
Salah satu langkah yang dilakukan dengan menggelar MQK.
Menurutnya MQT merupakan ikhtiar strategis dalam menjaga kesinambungan tradisi keilmuan Islam yang telah diwariskan para ulama dari generasi ke generasi.
"Ini ikhtiar mulia untuk menjaga kesinambungan tradisi keilmuan Islam," ujarnya.
Diketahui Pemkab Aceh Singkil, menggelar MQK IV selama tiga hari mulai 27 sampai 29 Juli 2026.
Acara dipusatkan di masjid agung Nurul Makmur, di Pulo Sarok, Singkil.
Baca juga: Musabaqah Qiraatil Kutub IV Aceh Singkil Bergulir, Diikuti Ratusan Santri
Diikuti sekitar ratusan santri plus pendamping dari berbagai pesantren di Kabupaten Aceh Singkil.
Rinciannya peserta laki-laki 85 orang, perempuan 81 orang, pendamping laki-laki 13 dan pendamping perempuan 7 orang.
Pembukaan dihadiri Ketua MPU Aceh Singkil H Roesman Hasmy, unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Singkil, Plt Kepala Dinas Syariat Islam, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Wakil Bupati Aceh Singkil, H Hamzah Sulaiman berharap kegiatan tersebut melahirkan generasi yang tidak hanya mahir membaca kitab.
Tetapi mampu memahami, menghayati, dan mengamalkan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya dengan MQK IV juga semangat mencintai khazanah keilmuan Islam terus tumbuh di kalangan generasi muda.
Sehingga mampu melahirkan kader-kader ulama dan intelektual Muslim yang berilmu, berakhlak, serta berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Terpisah Plt Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Singkil, Faisal selaku pelaksana kegiatan mengatakan Musabaqah Qira'atil Kutub (MQK) IV menjadi wadah untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam membaca, memahami, dan mengkaji kitab-kitab turats (klasik) sekaligus memperkuat syiar Islam.
Juara MQK selanjutnya akan dikirim ke tingkat provinsi untuk mengikuti ajang serupa.
"Pemenang akan mewakili Aceh Singkil, di tingkat provinsi," ujar Faisal.(*)