Institut Teknologi Bandung (ITB) melihat ada perubahan yang mencolok dari dunia kerja saat ini. Bukan lagi gelar, industri kini lebih melihat keterampilan yang dimiliki seseorang.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Prof Dr Irwan Meilano, dalam peluncuran platform ICE Microcredential ITB di Auditorium IPTEK Campus Center (CC) Timur, ITB Kampus Ganesha, Jumat (24/7). Tren rekrutmen ini disebut juga skill-based hiring. Perusahaan membutuhkan bukti kompetensi yang jelas, bukan hanya gelar.
"Ke depan, keterampilan yang terverifikasi menjadi semakin penting. Bukti kompetensi digital dalam bentuk digital badges mulai menjadi standar yang dibutuhkan industri," katanya dalam laman ITB, dikutip Selasa (28/7/2026).
Berbarengan dengan perubahan dunia kerja ini, ITB meluncurkan ICE Microcredential. Lewat program ini, mahasiswa dan masyarakat umum bisa mengembangkan keterampilannya dalam sejumlah bidang, yakni rekayasa dan industri; teknologi informasi dan bisnis; sains dan teknologi dasar; hingga arsitektur, tata ruang, dan perencanaan.
Asisten Direktur Pelaksana Program Direktorat Pendidikan Profesional Berkelanjutan (Ditpro) ITB, Dr Dina Dellyana, menjelaskan bahwa ICE Microcredential dikembangkan menggunakan pendekatan market-pull, yaitu dengan mengidentifikasi keterampilan yang dibutuhkan oleh masyarakat dan dunia kerja.
"Ditpro bergerak dengan pendekatan market-pull. Kita melihat kebutuhan pasar: masyarakat ingin belajar hal spesifik, mendapatkan sertifikat yang diakui, dan memiliki SKS terakumulasi tanpa harus berkomitmen pada kuliah panjang bertahun-tahun," tuturnya.
Program ini memiliki bobot satu SKS yang dapat dikonversi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Setelah menyelesaikan program, pengguna akan mendapatkan hasil akhir berupa sertifikat yang berlaku lima tahun.
ICE Microcredential ITB saat ini melibatkan 10 fakultas dan sekolah dengan lebih dari 50 program atau kursus. Program yang ada mencakup teknologi dan kecerdasan artifisial, bisnis rintisan, keberlanjutan, isu lingkungan, machine learning, kemampuan manajerial dan kepemimpinan, kewirausahaan, serta pemenuhan standar hijau yang semakin dibutuhkan industri.
Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran ICE Microcredential ITB dapat diakses melalui laman ice-microcredentials.itb.ac.id.





