Daftar Politisi hingga Influencer yang Bantu Keluarga Terduga Maling Ayam Tewas Dikeroyok di Bali
Musahadah July 28, 2026 02:50 PM

 

SURYA.CO.ID - Keluarga KD, terduga maling ayam yang tewas dikeroyok massa di daerah Tabanan, Bali kini banjir simpati warga. 

Hal ini setelah video yang memperlihatkan anak KD menangis histeris meratapi kepergian sang ayah viral di media sosial. 

Seperti diketahui, KD tewas meninggalkan tiga anak, dua diantaranya masih kelas X SMA dan kelas 1 SD. 

Tiga hari sebelum sebelum tragedi maut itu terjadi, KD sempat memberikan uang untuk biaya sekolah anak yang SMA.

Setelah itu dia menghilang tiga hari sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa usai dikeroyok massa. 

Baca juga: Alasan Keluarga Terduga Maling Ayam yang Tewas di Bali Tandatangani Surat Damai, Kini Tak Terima

Kini simpati masyarakat mulai dari birokrat, politisi hingga influencer membanjiri rumah duka di Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, Buleleng, Bali. 

Berikut di antaranya: 

Politisi hingga Gubernur

Di antara tokoh yang menyalurkan bantuan untuk keluarga KD yakni Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni, serta Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. 

Bantuan dari ketiganya disampaikan melalui perwakilan.

Perwakilan Ahmad Sahroni menyerahkan bantuan berupa beras 50kg, mie instan 30 dus, minyak sayur 200 liter, dan telur sebanyak 25 kg. 

Sahroni berharap bantuan darinya ini dapat bermanfaat bagi keluarga dan saudara yang ditinggalkan.

"Saya turut berbelasungkawa atas apa yang terjadi kepada korban dan keluarganya. Main hakim sendiri jelas merupakan tindakan yang salah dan para pelaku harus diusut. Maka semoga bantuan ini dapat turut meringankan beban keluarga yang ditinggalkan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin 27 Juli 2026. 

Sementara itu, politisi I Made Muliawan Arya atau De Gadjah bersama sejumlah kader Partai Gerindra hadir langsung di rumah duka. 

Selain itu, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Bali I Komang Merta Jiwa juga mendatangi kediaman keluarga KD untuk menyerahkan bantuan.

Relawan kumpulkan Rp 190 juta

Tak mau kalah, para relawan dan masyarakat juga mengumpulkan donasi mencapai sekitar Rp190 juta. 

Dana itu rencananya akan dikelola dalam bentuk deposito untuk menjamin kebutuhan pendidikan kedua anak KD.

Salah satu relawan Buleleng, Ary Ulangun, mengatakan donasi tersebut berasal dari berbagai pihak. 

Termasuk dirinya, Nang Etong, serta sejumlah relawan dan masyarakat yang tergerak membantu keluarga korban.

"Donasi yang sudah terkumpul dari saya, Nang Etong, serta beberapa teman lainnya totalnya ada Rp190 jutaan," ujarnya, Senin 27 Juli 2026.

Ary menjelaskan, dana tersebut akan difokuskan untuk pendidikan kedua anak KD. 

Para donatur berpesan agar pengelolaan dana dilakukan secara ketat. Sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

"Harapannya bisa dipakai ke depan untuk sekolah. Para donatur berpesan agar ada pengelolaan yang ketat dan pemaksimalan pengelolaan dana," katanya.

Karena itu, relawan berencana menyerahkan seluruh dana dalam bentuk deposito. 

Meski menjadi hak keluarga, pencairan dana nantinya tetap akan melalui mekanisme pengawasan bersama relawan.

"Kita akan serahkan secara penuh dalam bentuk deposito. Tapi tetap dengan klausul buku deposito kita yang pegang. Jadi ketika mau mengambil dana, harus ada persetujuan dari kita. Ada pengawasan," jelas Arya.

Ia menambahkan, penggalangan donasi yang dibuka sekitar dua hari lalu akan ditutup setelah proses penyerahan bantuan. 

Langkah tersebut diambil agar bantuan masyarakat tidak terpusat hanya kepada satu keluarga, sementara masih banyak warga lain yang juga membutuhkan uluran tangan.

Selain bantuan untuk pendidikan anak korban, relawan juga menyerahkan satu unit sepeda motor guna mendukung mobilitas keluarga yang ditinggalkan.

Influencer Aisar Khaled

Selain tokoh politik, sejumlah influencer juga hadir memberikan bantuan kepada keluarga KD. 

 Salah satunya influencer asal Malaysia, Aisar Khaled, yang mendatangi rumah duka di Desa Sidetapa pada Senin 27 Juli 2026 sore.

Dalam kunjungannya, Aisar membawa boneka beruang berukuran besar yang kemudian diserahkan kepada anak bungsu KD. 

Anak tersebut sebelumnya sempat menjadi perhatian publik setelah videonya menangisi sang ayah beredar luas di media sosial.

Kedatangan Aisar turut menarik perhatian warga sekitar. Banyak masyarakat yang datang ke rumah duka untuk menyapa dan berfoto bersama influencer tersebut.

Pada kesempatan itu, Aisar juga memberikan sebuah kalung kepada anak bungsu KD, menyerahkan sebuah telepon seluler, serta menitipkan bantuan biaya pendidikan kepada istri KD.

Reaksi Keluarga KD

MAIN HAKIM - Kendaraan KD yang dibayar massa seusai pria ini diduga maling ayam di Bali. KD juga tewas dalam insiden ini.
MAIN HAKIM - Kendaraan KD yang dibayar massa seusai pria ini diduga maling ayam di Bali. KD juga tewas dalam insiden ini. (Tribun Bali)

Sementara itu, sepupu KD, Made Parta, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan kepada keluarga korban. 

Menurut Made Parta, uluran tangan dari berbagai pihak sangat berarti bagi istri dan kedua anak KD yang kini kehilangan sosok kepala keluarga. 

"Saya berterima kasih sekali kepada semua yang sudah membantu keluarga kami, khususnya Pak Sahroni yang sudah mengulurkan tangan. Terima kasih sekali atas semua bantuan yang diberikan," ujarnya.

Made Parta mengatakan, pendidikan anak kedua KD telah mendapat dukungan dari pemerintah melalui program Sekolah Rakyat. Meski demikian, keluarga masih berharap adanya bantuan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari serta memperbaiki rumah yang kondisinya sudah lapuk.

"Kalau berkenan, kami berharap ada bantuan untuk memperbaiki rumah dan biaya keseharian. Soalnya keluarga yang ditinggalkan hanya perempuan saja," katanya.

Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, mengatakan peristiwa itu terjadi Jumat (24/7/2026) dini hari sekitar pukul 01.30 Wita.

"Terduga pelaku diketahui warga saat diduga melakukan pencurian seekor ayam milik warga setempat," kata Wiwik saat dikonfirmasi, Sabtu (25/7/2026), dilansir dari Kompas.com.

Selain mengeroyok terduga pelaku hingga tewas, warga juga membakar sepeda motor yang digunakan KD.

Menurut Wiwik, aksi pencurian yang diduga dilakukan KD tersebut memicu kemarahan warga.

"Warga sudah cukup lama mengeluhkan kasus kehilangan ternak ayam di wilayah tersebut sehingga saat pelaku tertangkap tangan situasi langsung memanas," ujar Wiwik.

Massa kemudian mengeroyok terduga pelaku hingga tidak sadarkan diri.

Namun, saat petugas Polsek Baturiti tiba di lokasi sekitar pukul 02.00 Wita, KD sudah dalam kondisi meninggal dunia.

"Di lokasi kami mengamankan satu ekor ayam milik korban, satu bilah golok, serta sebuah tas yang berisi tang, ketapel, batu, dan sejumlah uang tunai yang diduga milik terduga pelaku," kata Wiwik.

Wiwik menambahkan, polisi tidak hanya menyelidiki dugaan pencurian ayam yang terjadi, tetapi juga akan mendalami peristiwa pengeroyokan yang menyebabkan terduga pelaku meninggal dunia.

"Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk identifikasi terduga pelaku," tukas Wiwik.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.