SURYA.CO.ID - PT Semen Indonesia (Persero) atau SIG mencatat penjualan sebesar 18,27 juta ton pada semester I 2026, meningkat 5,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan penjualan ditopang strategi penguatan pemasaran, pengelolaan pasar mikro, serta perluasan jangkauan distribusi di berbagai wilayah.
Penjualan ritel masih menjadi kontributor utama pendapatan SIG dengan porsi sekitar 70 persen dari total pendapatan perusahaan. (Persero) Tbk (SIG) mencatatkan pertumbuhan penjualan pada semester I 2026.
Total volume penjualan perusahaan mencapai 18,27 juta ton atau meningkat 5,6 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 17,3 juta ton.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, mengatakan capaian tersebut diraih berkat strategi perusahaan yang berfokus pada penguatan pengelolaan pemasaran dan penjualan, sekaligus memastikan ketersediaan produk serta memperluas jangkauan pasar.
"Kinerja penjualan yang positif merupakan bukti konsistensi SIG menjalankan transformasi, khususnya dalam penguatan pengelolaan pasar mikro. Pencapaian ini juga sejalan dengan komitmen BP BUMN dan Danantara sehingga transformasi BUMN membuahkan hasil nyata dan menciptakan nilai untuk memberikan manfaat bagi negara dan seluruh pemangku kepentingan," kata Vita Mahreyni, Selasa (28/7/2026).
Vita menjelaskan, SIG terus memperkuat penjualan di segmen ritel yang selama ini menjadi penyumbang terbesar pendapatan perusahaan.
Saat ini, penjualan ritel memberikan kontribusi sekitar 70 persen terhadap total pendapatan SIG.
Ke depan, perusahaan akan memperluas pasar potensial di Jawa Barat. Langkah tersebut diambil karena permintaan semen di provinsi tersebut meningkat 7,5 persen secara tahunan pada semester I 2026.
Menurut Vita, penguatan pasar di tingkat mikro menjadi strategi utama perusahaan untuk menjaga pertumbuhan sekaligus memperkuat posisi di industri semen nasional.
"Penguatan pasar mikro di berbagai wilayah penjualan merupakan langkah strategis SIG untuk memenangkan persaingan dan menjadi motor penggerak pertumbuhan kinerja berkelanjutan dan semakin mengukuhkan posisi SIG sebagai market leader di Indonesia," pungkas Vita.