Grid.ID - Baru-baru ini, Sarwendah mengungkap bahwa dirinya merasa terpojokkan. Ruben Onsu yang mendengar hal itu pun langsung memberikan reaksi.
Ya, jejak digital konflik antara Ruben Onsu dan Sarwendah masih menjadi perbincangan. Eks anggota Cherrybelle itu pun merasa dirinya dipojokkan.
Dikutip dari TribunBanten pada Selasa (28/7/2026), kuasa hukum Sarwendah yakni Chris Siwu mengungkap bahwa anak-anak Ruben Onsu tentunya akan membela ibunya. Terlebih, ketika ibu mereka terus menerus dipojokkan.
"Perlu dipahami juga, mungkin ini buat masukan juga kepada kuasa hukum RO, bahwa semakin ibunya anak-anak ini terus dipojokkan, disakiti, kita sebagai seorang anak pasti akan membela mati-matianlah ibu kita," ujarnya.
Chris mengatakan bahwa anak-anak Sarwendah tentu tak menyukai jika ibu mereka dipojokkan. Menurutnya, anak-anak justru tidak akan menyayangi orang yang memojokkan ibu mereka.
"Jadi hati-hati juga kalau nanti terus-terusan di-framing, dibalikkan, diputarbalikkan sesuatu yang enggak benar, membuat klien kami terus menangis, dan anak-anaknya melihat," sambungnya.
Dirinya berharap agar apa yang beredar di publik bisa berhenti dan tak ada lagi penggiringan opini. Ia menegaskan bahwa setiap permasalahan sudah memiliki ranah masing-masing.
"Jadi ya kita sudahi dulu lah terkait penggiringan opini," ujarnya.
"Sudah ada ranahnya untuk hak asuh, nanti terhadap gana-gini, ada ranahnya lagi. Monggo, silakan kita buka lagi mungkin dengan gugatan gana-gini, silakan," kata Chris.
Ia menegaskan bahwa kliennya itu tak ingin lagi diusik. Sarwendah menginginkan kehidupan yang lebih tenang.
"Prinsipnya, klien kami ingin hidup tenang." sambung dia.
Hal itu rupayanya didengar oleh Ruben Onsu. Dikutip dari TribunSeleb pada Selasa (28/7/2026), Ruben menuliskan bahwa dirinya tidak memiliki niat untuk memojokkan mantan istrinya itu.
Mengenai apa yang ia bahas di publik, Ruben hanya ingin meluruskan pernyataan yang disampaikan oleh Sarwendah sendiri. Bahkan, ia meminta kuasa hukum Sarwendah untuk mengecek tayangan yang sudah beredar terkait pernyataan Sarwendah.
"Tidak ada niat saya untuk memojokkan klien Bapak," tulisnya
"Yang saya lakukan hanya menjawab dan meluruskan berdasarkan jejak digital serta pernyataan-pernyataan yang pernah disampaikan oleh klien Bapak. Coba dicek kembali semua tayangan atau setiap live yang dilakukan oleh klien Bapak. Dan perlu diingat, semua ini pada akhirnya berawal dari live siapa hingga permasalahan ini menjadi ramai?" lanjut dia.
Mengenai apa yang ia sebutkan, Ruben Onsu mengaku hanya ingin meluruskan. Dirinya tak bisa tinggal diam begitu saja dengan apa yang sudah terjadi.
"Jadi, apakah saya masih harus terus diam dan mengiyakan semuanya?" sambung dia.
Ruben Onsu juga menilai bahwa dirinya sudah cukup lama berdiam diri. Dirinya ingin meluruskan berbagai pernyataan yang menurutnya tak sesuai.
Terlebih, dirinya khawatir jika apa yang beredar tentang dirinya bisa berdampak pada anak-anaknya. Dirinya mengkhawatirkan dua putrinya.
"Selama ini saya sudah memilih untuk diam, Pak. Namun belakangan ini saya merasa perlu meluruskan satu per satu, karena mungkin kesalahan terbesar saya adalah terlalu lama diam ketika ada ucapan-ucapan yang berdampak kurang baik terhadap saya sebagai seorang ayah," lanjutnya.
Pemilik nama lengkap Ruben Samuel Onsu itu mengaku sempat berharap permasalahannya selesai dengan sendirinya. Namun siapa sangka masalahnya justru kian membesar.
Dirinya pun juga menyinggung mengenai jejak digital yang ada. Ruben mengungkit apa yang pernah dilakukan Sarwendah saat live.
"Saya berpikir semuanya akan berhenti dengan sendirinya dan keadaan akan membaik. Namun kenyataannya justru semakin berlanjut," sambungnya.
"Bahkan ketika sedang live, selalu ada saja pembahasan yang mengarah dan memberikan kesan kurang baik terhadap saya. Maka dari itu, yang saya lakukan hanyalah meluruskan berdasarkan pernyataan-pernyataan yang sudah ada," jelasnya.