CENTCOM Desak Donald Trump Hentikan Serangan, Amunisi AS Mulai Menipis
Laksmi Anindita July 28, 2026 03:39 PM

TRIBUNWOW.COM - Komandan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) Brad Cooper disebut mendesak Presiden Donald Trump menghentikan operasi militer terhadap Iran di tengah laporan menipisnya persediaan amunisi.

Desakan itu muncul ketika konflik antara Amerika Serikat dan Iran disebut terus meningkat di kawasan Timur Tengah.

Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat Jenderal Dan Caine juga dilaporkan memperingatkan risiko yang dapat timbul apabila operasi militer berlanjut dalam jangka panjang.

Menurut laporan tersebut, kampanye serangan udara Amerika Serikat dinilai telah mendekati batas efektivitasnya.

Militer Amerika Serikat disebut hampir menyelesaikan daftar target strategis yang telah disiapkan tanpa harus menggelar operasi tempur darat berskala besar.

Di sisi lain, Jenderal Dan Caine mengingatkan bahwa serangan udara yang dilakukan secara terus-menerus berpotensi meningkatkan risiko terhadap kemampuan logistik militer Amerika Serikat.

Baca juga: Tuding Bulgaria Kaki Tangan Trump Bantu AS Serang Teheran, IRGC Siapkan Medan Perang Baru

Cadangan rudal pencegat Patriot dan sejumlah amunisi pertahanan udara lainnya yang ditempatkan di kawasan Timur Tengah dilaporkan mulai menyusut.

Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi kemampuan Amerika Serikat dalam menghadapi potensi ancaman lanjutan.

Selain persoalan logistik, penasihat Gedung Putih juga disebut menyoroti dampak yang lebih luas dari konflik terbuka dengan Iran.

Perang berkepanjangan dikhawatirkan dapat mengganggu stabilitas ekonomi global serta meningkatkan tekanan terhadap hubungan diplomatik Amerika Serikat dengan negara-negara sekutunya di kawasan Teluk Persia.

Hingga kini, perkembangan konflik masih menjadi perhatian internasional di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap dampak keamanan dan ekonomi yang lebih luas. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.