Siapa Endang Yustika, Viral Sebut Warga Threads Toxic Tak Punya Kehidupan, Kini Minta Maaf
Rusaidah July 28, 2026 04:03 PM

 

BANGKAPOS.COM -- Seorang wanita bernama Endang Yustika mendadak viral setelah unggahannya terkait pengguna media sosial Threads memancing pro dan kontra.

Dalam konten yang Endang  buat, wanita yang disebut sebagai selebgram ini mengatakan pengguna Threads toxic, orang-orang yang tidak memiliki kehidupan, tidak bahagia, hingga tidak memiliki identitas.

Potongan video itu pertama kali diunggah melalui akun @uc.you pada Kamis (23/7/2026).

Tak lama kemudian, video tersebut diunggah ulang oleh akun @awreceh.id pada Jumat (24/7/2026) dan ramai dibagikan oleh warganet.

Ramai dan kini menjadi viral, akhirnya menyampaikan klarifikasi dan meminta maaf.

Ia mengakui ada beberapa ucapannya yang membuat banyak orang tersinggung, termasuk saat mengatakan seseorang yang tidak punya uang tidak memiliki nilai dan pernyataannya yang menyebut mayoritas pengguna Threads bersifat toxic.

Baca juga: Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Tewas, Kondisi Mulut dan Hidung Berbusa, Polisi Masih Dalami

Di akhir video, Endang mengaku kondisi mentalnya belum baik-baik saja. Namun ia berjanji akan belajar lebih berhati-hati dalam berbicara dan membuat konten.

Viral dan menjadi sorotan, siapa sosok Endang Yustika?

Sosok Endang Yustika

Dilihat dari akun media sosialnya, Endang Yustika menyebut dirinya sebagai pengusaha muda dan duta independent woman.

Ia merupakan owner dari brand pakaian wanita.

Pada videonya, Endang terbiasa membawa-bawa Macbook.

Namun tidak diketahui apa hubungannya antara Macbook dengan kegiatannya.

Nama Endang Yustika menjadi sorotan setelah melontarkan sejumlah pernyataan yang menuai pro dan kontra.

"Aku tuh enggak pernah dendam sama siapapun, kecuali warga Threads. Tempat toxic di muka bumi ini menurut aku Threads."

"Walaupun ada positifnya, I mean, soalnya di sana tuh siapa aja jadi bahan omongan mereka. Ngomongin artis, besok ngomongin influencer. Belum lagi kayak luar biasa lah, semuanya orang diomongin," ujar Endang,". 

Ia beranggapan bahwa orang yang gemar membahas kehidupan orang lain di Threads merupakan orang yang tidak memiliki kehidupan yang bahagia maupun kesibukan.

"Itu circle orang-orang yang enggak punya kehidupan, enggak happy, enggak punya kerjaan, enggak punya uang, dan bisa dibilang enggak punya identitas."

"Karena orang yang punya background pendidikan, punya tempat kerja, suaminya berkecukupan, keluarga bahagia, enggak akan ngumpul orang-orang tersebut," lanjutnya.

Ia bahkan mengatakan akan memutus hubungan pertemanan apabila ada seseorang yang terus membicarakan apa yang sedang ramai di Threads.

"Lu tahu kan Threads rame ini, rame itu. Gue kalau ngumpul teman-teman, 'Be, lu tahu enggak sih di Threads?' Dia yang gue cut off. Enggak, lo enggak usah datang, enggak usah jadi teman gue. Kalau lo datang ngomongin Threads, bye. Lo juga toxic, adalah warga Threads hari ini. Gue enggak mau temenin lo," ucapnya.

Pernyataan tersebut langsung memancing reaksi beragam dari warganet setelah video itu menyebar luas di media sosial.

Sebagian warganet menilai Endang terlalu menggeneralisasi seluruh pengguna Threads hanya berdasarkan pengalamannya sendiri.

Baca juga: Tim Gabungan TNI AL Berhasil Gagalkan Penyelundupan Pasir Timah di Belitung, Kerugian Ditaksir Rp4 M

Salah seorang warganet mengingatkan agar seseorang tidak mengukur nilai orang lain dari kondisi ekonomi maupun latar belakang yang dimiliki.

"Uang bisa beli kenyamanan. Tapi nggak bisa beli karakter, empati, dan harga diri. Jadi jangan pernah mengukur nilai manusia hanya dari isi dompetnya!!!," tulis seorang warganet.

Komentar lain juga menyinggung dugaan tunggakan pajak kendaraan milik Endang yang sebelumnya sempat ramai diperbincangkan di media sosial.

"Ga usah banyak gaya mba @uc.you, pajak kendaraan lo tuuh, nunggak 1,5 tahun," tulis warganet lainnya.

Selain itu, ada pula warganet yang mengaku pernah memiliki pengalaman kurang menyenangkan saat berbelanja di toko milik Endang pada 2023.

Warganet tersebut mengaku kecewa karena pelayanan admin dinilai lambat dan pesan yang dikirim tidak kunjung mendapat respons.

"2023. Kecewa berat! Padahal antara paket dress sama paket atasan harganya lumayan saat itu karna banyak yg PO (ceunah). Trus chat adminnya juga bukan slow respon lagi, tapi gak dibales-bales padahal kan lumayan sisanya. Udh gak ada sih bukti chat adminnya, kalo ada gua SS juga. Geregetannya masih ada sampe sekarang, maklum lah orang baru mau usaha tapi dapet supplier begitu," tulisnya.

Setelah videonya viral dan ramai panen hujatan, kini Endang menyampaikan klarifikasinya. 

Klarifikasi Endang Yustika 

Melalui akun Threads @uc.you pada Selasa (28/7/2026), Endang menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang muncul akibat kontennya beberapa waktu lalu.

Di awal video, Endang memperkenalkan dirinya dan mengaku memilih menghadapi persoalan ini dengan tenang.

Menurutnya, ia tidak ingin terpancing emosi meski namanya terus menjadi bahan pembicaraan.

"Hai semuanya, nama aku Endang Yustika. Yap, sosok di balik @uc.you. Nama aku Endang dan aku enggak akan malu dengan nama itu karena papa bilang itu artinya ketenangan dan kebaikan. That's why aku mencoba untuk lebih tenang menghadapi masalah ini. Bukan berarti aku enggak care, tapi aku mencoba untuk tidak lebih emosional. Aku akan lebih dengan kepala dingin," ujar Endang. Dikutip TribunBengkulu.com, Selasa (28/07/2026). 

Endang lalu meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi setelah video reels yang diunggahnya beberapa hari lalu menjadi viral.

"Yang pertama, aku minta maaf atas kegaduhan yang mungkin aku sebabkan, disengaja ataupun tidak disengaja, yaitu dari reels yang aku upload kemungkinan empat hari yang lalu dan sempat ramai empat hari ini," katanya.

Ia juga mengakui ada beberapa ucapannya yang membuat banyak orang tersinggung, termasuk saat mengatakan seseorang yang tidak punya uang tidak memiliki nilai dan pernyataannya yang menyebut mayoritas pengguna Threads bersifat toxic.

"Ada poin yang mungkin aku ngerti kenapa banyak masyarakat atau teman-teman di luar sana yang cukup emosional. Satu, ada kalimat dari aku yang bilang kalau lo enggak punya uang, lo enggak punya nilai."

"Yang kedua, aku bilang bahwa mayoritas warga Threads itu toxic. To be honest, aku enggak pernah bermaksud ke sana. Tapi yang jelas aku enggak ada pembelaan sedikit pun, aku minta maaf dari sisi itu," ujarnya.

Meski meminta maaf, Endang mengatakan berbagai tudingan yang diarahkan kepadanya sudah berkembang terlalu jauh. 

Ia membantah isu yang menyebut dirinya melakukan penipuan dan menegaskan siap bertanggung jawab apabila memang ada bukti yang benar.

"Tapi yang jelas fitnahnya terlalu keji, rumornya terlalu menyebar luas. Banyak yang bilang aku scammer dan merugikan beberapa pihak. Padahal aku sangat terbuka kalau memang ada yang merasa dirugikan," katanya.

Endang juga meminta siapa pun yang merasa dirugikan untuk menghubungi tim legalnya agar persoalan dapat diselesaikan sesuai jalur yang berlaku.

Di akhir video, Endang mengaku kondisi mentalnya belum baik-baik saja. Namun ia berjanji akan belajar lebih berhati-hati dalam berbicara dan membuat konten.

"Kalau aku bilang oke mungkin terlalu bohong. I'm not oke. Kesalahan yang kemarin aku minta maaf. Ke depannya aku akan belajar lebih hati-hati dalam berkomunikasi, menyampaikan pesan, berucap, bersikap, dan fokus pada pekerjaan yang sudah aku bangun selama ini," tutupnya.

Video klarifikasi tersebut langsung ramai dibahas di kolom komentar.

Banyak warganet menilai permintaan maaf Endang belum menjawab inti persoalan.

"Part ini sih. 'Yang kedua, aku bilang bahwa mayoritas warga Threads itu toxic. To be honest, aku enggak pernah bermaksud ke sana.' Eh tolol, you said it very clearly. Enggak ada yang berasumsi dari kalimat lo yang sangat jelas itu," tulis seorang netizen.

Komentar tersebut kemudian dibalas oleh pengguna lain.

"Padahal dia secara sadar bikin konten dan seyakin itu makanya di-upload. Kalau memang enggak bermaksud harusnya jangan nyenggol-nyenggol ya," balas netizen.

Warganet lain juga menyoroti cara Endang menyampaikan video klarifikasinya.

Ada pula yang mengaku melihat dari sisi bahasa tubuh.

"Sorry to say, tapi saya selaku praktisi Psy Body Language & Microexpression melihat belum ada permintaan maaf yang serius, empati, dan tulus dari video klarifikasimu ini," tulisnya.

Sementara itu, komentar lain juga ikut menyindir Endang.

"NPD kak sulit. Hidupnya penuh kepalsuan, muka difilter, gerak-gerik dibuat-buat, berteman penuh iri. Makanya benci warga Threads, padahal di sini banyak orang jujur dan saling peduli," tulis seorang netizen.

Bahkan ada pula yang membandingkan Endang dengan figur publik lain.

"Vicky Prasetyo versi cewek," komentar netizen.

(Bangkapos.com/TribunBengkulu.com/TribunnewsBogor.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.