TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Musim kemarau membuat aliran Sungai Ciliwung di wilayah Kota Bogor semakin surut dibanding biasanya.
Ini terlihat di aliran Sungau Ciliwung di kawasan Babakanpeundeuy, Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.
Kondisi air surut ini dirasakan warga yang tinggal tak jauh dari sungai membuat nyamuk menjadi semakin banyak.
Seperti yang diakui salah satu warga, Deden (69).
"Nyamuk jadi banyak," kata Didin kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (28/7/2026).
Diduga hal ini terjadi karena ketika air Ciliwung surut, kondisi air yang ada menjadi lebih tenang mirip genangan air.
Sehingga menjadi lokasi nyamuk berkembang biak.
Berbeda dibanding biasanya yang mana aliran airnya deras.
"Kemarin waktu ada hujan sedikit, nyamuk gak ada, seminggu dua minggu gak nyamuk banyak lagi," kata Didin.
Baca juga: Warga Sempur Bogor Turun ke Sungai Ciliwung Bebersih Sampah, Jenal Mutaqin Acungi Jempol: Luar Biasa
Sementara untuk pasokan air bersih, kata dia, di tengah kemarau ini di wilayah kampungnya dalam kondisi aman karena rata-rata menggunakan PAM.
Terpantau, aliran Sungai Ciliwung yang surut ini menimbulkan bebatuan mencuat ke permukaan.
Namun aliran air yang ada menjadi lebih tenang terutama di area dalam yang menjadi mirip kubangan air tenang.
Sehingga menurut warga, area-area mirip kubangan di sungai itu kini menjadi sarang nyamuk.