50 Pedagang Bakso dari Penjuru Nusantara Ngumpul di Bakso Vaganza 2026!
GH News July 28, 2026 04:09 PM
Jakarta -

Akhir pekan kemarin Festival Sasa Bakso Vaganza 2026 digelar di kawasan GBK, Senayan. Sebanyak 50 pedagang bakso dari penjuru Nusantara kumpul untuk menyajikan menu terbaiknya kepada penggemar bakso!

Bakso merupakan 'comfort food' untuk sebagian besar masyarakat Indonesia. Kenikmatan kuah kaldu, bola-bola daging, dan paduan sayuran, membuat semangkuk bakso selalu dicari untuk makan siang ataupun malam.

Popularitas bakso turut menjadi bagian dari pertumbuhan subsektor kuliner yang memiliki peran penting dalam ekonomi kreatif Indonesia. Untuk diketahui, berdasarkan data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, subsektor kuliner menjadi salah satu kontributor terbesar terhadap PDB ekonomi kreatif nasional dengan kontribusi sekitar 41,06%.

Hal inilah yang turut menginspirasi Sasa untuk menggelar Festival Sasa Bakso Vaganza 2026 pada 25-26 Juli 2026 di Plaza Sudirman, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat.

Sasa Bakso Vaganza 2026Sasa Bakso Vaganza 2026 digelar akhir pekan kemarin (25-26 Juli 2026). Foto: dok. Sasa

Acara ini menjadi ruang temu bagi masyarakat untuk menikmati keberagaman cita rasa bakso sekaligus mengenal lebih dekat para pelaku usaha kuliner Indonesia.

"Kuliner bakso Indonesia memiliki kekuatan karena mampu terus bertumbuh tanpa kehilangan kedekatannya dengan masyarakat. Ada resep yang telah dijaga selama puluhan tahun, tetapi ada juga inovasi baru yang menghadirkan pengalaman berbeda bagi konsumen," ujar Marketing Director PT Sasa Inti, Agus Nugraha dalam rilis yang diterima (27/7).

Festival Sasa Bakso Vaganza 2026 tahun ini merupakan yang kedua. Skalanya lebih besar dengan jumlah pedagang bakso yang berpartisipasi naik 2 kali lipat, dari 25 menjadi 50.

Kategori penjual bakso di festival ini terbagi jadi 3 yaitu Bakso Legendaris yang menghadirkan resep dan cita rasa lintas generasi, Bakso Nusantara yang memperkenalkan kekayaan karakter rasa dari berbagai daerah, serta Bakso Viral yang menunjukkan bagaimana kuliner bakso terus beradaptasi melalui kreativitas produk dan pengalaman pelanggan.

Masing-masing menu bakso yang disajikan menghadirkan pengalaman rasa berbeda, mulai dari racikan kuah, tekstur bakso, hingga bumbunya. Bumbu sendiri merupakan elemen penting, yang salah satunya bisa didapat dari pemakaian Sasa MSG yang memberi rasa gurih.

Sasa Bakso Vaganza 2026Festival bakso ini menghadirkan 50 penjual bakso dari penjuru Nusantara. Foto: dok. Sasa

Dari deretan Bakso Legendaris, pengunjung bisa menemukan Bakso Bakwan Malang Cak Su Kumis, Nikki Bakso Daging Sapi Asli, Bakso Mawardi dari Semarang, hingga Bakso Kota Cak Man dari Malang. Totalnya sebanyak 10 penjual.

Sedangkan dari kategori Bakso Nusantara diisi 20 penjual. Di antaranya ada Bakso Ati Raja Gunung Merapi dari Makassar, Bakso 86 Kaur dari Bengkulu, Bakso Tanjung Anom dari Surabaya, dan Bakso Tetelan Jogjis dari Bogor.

Disusul oleh daftar 20 penjual Bakso Viral. Foodies bisa mencicipi Bakso Tujuh Pemuda dari Bogor, Bakso Cuankie Hegar dari Bandung, Bakso Gepeng 888 Malang, sampai Bakso Abang Summarecon yang dijajakan di Bekasi.

"Melalui Festival Sasa Bakso Vaganza, kami ingin mengapresiasi para pelaku usaha sekaligus memperlihatkan kekayaan rasa yang dimiliki kuliner bakso Indonesia. Bagi Sasa, perjalanan panjang bersama masyarakat Indonesia juga menjadi bagian dari cerita yang terus berkembang, dari generasi ke generasi," tutup Agus Nugraha.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.