Lokasi Ambil Bansos Agustus 2026 Via KopDes Kota Tasikmalaya, Lengkap Langkah Verifikasi Datanya
ferri amiril July 28, 2026 05:35 PM

TRIBUNPRIANGAN.COM - Jadwal penyaliran berbagai Bantuan Sosial (Bansos) edisi Tahap III masih terus berlanjut.

Meski, saat ini masih berada di pencairan bulan Juli sebagai gelombang pertama di Tahap III, namun info tentang bansos lanjutan di bulan Agustus 2026.

Sekedar info, jadwal pencairan Tahap III 2026, merangkap 3 bulan berjalan yang dimulai sejak Juli hingga September 2026 ini.

Adapun kabar baiknya, Kemensos menargetkan lebih dari 150 ribu keluarga penerima manfaat mengikuti program pemberdayaan, yang juga pencairan akan dipadukan dengan modal usaha

Tentu ini jadi informasi yang bagus, dan menguntungkan banyak pihak terutama masyarakat penerima Bansos.

Hal ini dibocorkan langsung, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang menegaskan bahwa jajarannya sedang mempercepat proses sinkronisasi berkas penerima manfaat berdasarkan data mutakhir kiriman Badan Pusat Statistik.

Baca juga: Titik Lokasi KopDes Pengambilan Bansos 2026, Seluruh Kabupaten Ciamis, Lengkap Cara Ambilnya

Kabar baiknya, Jawa Barat sendiri jadi salah satu Provinsi yang tercatat paling cepat dalam merampungkan verifikasi lapangan terhadap kondisi ekonomi warga, selain Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Hal ini didasari sistem pencatatan identitas penduduk yang diperketat mulai dari tingkat rukun tetangga agar tidak ada lagi masalah salah sasaran dalam pembagian di lapangan.

Berdasar data tersebut, Kementerian Sosial kini menerapkan skema baru yang memadukan pemberian bantuan dana dengan bantuan modal usaha.

"Uang bantuan dari negara tidak boleh habis untuk kebutuhan konsumtif saja sehingga kami wajib membekali mereka dengan keterampilan kerja dan aset produksi" kata Saifullah Yusuf.

Adapun, selain melalui bank mitra dan kantor pos, dikabarkan pemerintah juga akan menggunakan akan menjadikan Koperasi Desa (KopDes) Merah Putih sebagai infrastruktur penyaluran bantuan dari pemerintah.

Hal ini dikonfirmasi langsung Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul setelah menghadiri rapat terbatas dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara pada Rabu (15/7/2026). 

Baca juga: KopDes Jadi Sarana Alternatif Saluran Bansos 2026 Terbaru, Catat Begini Cara Ambilnya

Ancang-ancang skema penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui KopDes Merah Putih tersebut akan lebih dulu diprioritaskan untuk dua jenis bansos, yakni Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) seeta Program Keluarga Harapan (PKH).

"Tentu ke depan kami akan coba juga bisa disalurkan melalui KopDes, karena di KopDes nanti kan ada gerai-gerai. Salah satunya tentu gerai dari bank Himbara [Himpunan Bank Milik Negara]," ujar Gus Ipul. 

Dia menjelaskan bahwa saat ini penyaluran bansos lewat KopDes Merah Putih masih dalam uji coba di beberapa tempat.  

"Mudah-mudahan nanti targetnya, ya katanya tadi kira-kira di Agustus ini akan dicoba," kata Gus Ipul.

Hal ini juga empat disinggung, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan bahwa KopDes Merah Putih salah satu fungsinya adalah sebagai alat atau infrastruktur pemerintah dalam menyalurkan bantuan. 

"Jadi Koperasi Desa Merah Putih itu adalah infrastrukturnya pemerintah. Apa itu? Infrastruktur apa? Untuk menyampaikan barang-barang yang bantuan, bantuan sosial, kemudian barang-barang subsidi, semua nanti melalui Koperasi Desa Merah Putih," kata Zulhas. 

Sekadar info, saat ini sudah ada 83.000 badan hukum akte dari KopDes Merah Putih yang sudah selesai. Kemudian terdapat 15.845 koperasi yang sudah 100 persen jadi bangunan fisik gudang, gerai, dan alat kelengkapannya. Sementara, terdapat 19.539 koperasi yang sedang dibangun, termasuk di seluruh Priangan Timur, salah satunya di Kota Tasikmalaya.

Baca juga: Ternyata Begini Alternatif Cara Ambil Bansos 2026 di KopDes Selain Bank Mitra dan Kantor Pos

Mekanisme Penyaringan Penerima Bansos Bantuan Modal Usaha 2026
Penyaluran bansos kali ini tidak hanya menandai dimulainya pencairan untuk jutaan keluarga penerima manfaat (KPM), tetapi juga membawa perubahan pada daftar penerima setelah pemerintah menyelesaikan pemutakhiran data secara nasional.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengatakan proses penyaluran saat ini memasuki tahap akhir setelah Kemensos menerima data terbaru hasil pemutakhiran dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Saifullah menjelaskan data terbaru menghasilkan perubahan dalam daftar penerima bansos.

Menurut dia, terdapat keluarga penerima manfaat (KPM) yang tetap menerima bantuan, ada yang tidak lagi memenuhi syarat sehingga keluar dari daftar penerima, dan ada pula penerima baru yang masuk setelah melalui proses pemutakhiran data.

Perubahan tersebut dilakukan berdasarkan hasil verifikasi dan validasi data yang diperbarui secara berkala agar bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

Mensos menjelaskan pemutakhiran data dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat RT dan RW, kemudian diteruskan kepada operator data di desa atau kelurahan.

Baca juga: Ternyata Begini Alternatif Cara Ambil Bansos 2026 di KopDes Selain Bank Mitra dan Kantor Pos

Selanjutnya, data dibahas melalui musyawarah desa sebelum diverifikasi oleh Dinas Sosial kabupaten/kota dan ditetapkan oleh bupati atau wali kota.

Setelah itu, data disampaikan kepada Kemensos untuk diteruskan ke BPS guna menjalani proses verifikasi dan validasi.

Hasil pemutakhiran tersebut kemudian dikembalikan kepada Kemensos setiap tiga bulan sebagai dasar penyaluran bansos pada periode berikutnya.

Menurut Saifullah, mekanisme tersebut diharapkan membuat penyaluran bansos semakin tepat sasaran karena menyesuaikan kondisi terbaru masyarakat.

Jika demikian, lantas dimana saja patokan pengambilan bansos regional serta modal usaha untuk masyarakat yang ada di Tasikmalaya?

Daftar KopDes di 10 Kecamatan dan 69 Desa/ Kelurahan Kota Tasikmalaya

Berikut ini daftar keseluruhan lokasi KopDes sekitar Kota Tasikmalaya, dikutip dari merahputih.biz.id Jabar:

  • Kecamatan Cipatujah
  • Kecamatan Karangnunggal
  • Kecamatan Cikalong
  • Kecamatan Pancatengah
  • Kecamatan Cikatomas
  • Kecamatan Cibalong
  • Kecamatan Parungponteng
  • Kecamatan Bantarkalong
  • Kecamatan Bojongasih
  • Kecamatan Culamega
  • Kecamatan Bojonggambir
  • Kecamatan Sodonghilir
  • Kecamatan Taraju
  • Kecamatan Salawu
  • Kecamatan Puspahiang
  • Kecamatan Tangjungjaya
  • Kecamatan Sukajara
  • Kecamatan Salopa
  • Kecamatan Jatiwaras
  • Kecamatan Cineam
  • Kecamatan Karang Jaya
  • Kecamatan Manonjaya
  • Kecamatan Gunung Tanjut
  • Kecamatan Singaparna
  • Kecamatan Mangungreja
  • Kecamatan Sukarame
  • Kecamatan Ciglontang
  • Kecamatan Leuwisari
  • Kecamatan Padakembang
  • Kecamatan Sariwangi
  • Kecamatan Sukaratu
  • Kecamatan Cisayong
  • Kecamatan Sukahenig
  • Kecamatan Rajapolah
  • Kecamatan Jemanis
  • Kecamatan Ciawi
  • Kecamatan Kadipaten
  • Kecamatan Pagerageung
  • Kecamatan Sukaresik

Cara Ambil Bansos Regional dan Modal Usah 2026

Penyaluran bansos melalui Kopdes Merah Putih masih dalam tahap simulasi dan akan diuji coba di sejumlah lokasi. 

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengatakan, pemerintah masih menjajaki skema penyaluran bansos melalui KDKMP untuk mencari mekanisme yang paling sesuai.

Namun, yang perlu dicatat bahwa skema ini belum berlaku secara nasional.

Pasalnya, bansos yang disasar pun baru dua jenis yang diusulkan, yakni Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan bantuan tunai bersyarat melalui Program Keluarga Harapan (PKH).

Dimana jika sebelumnya, PKH, bantuan tunai disalurkan melalui PT Pos Indonesia dan bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), nantinya pencairan bantuan PKH berpotensi dilakukan melalui KDKMP yang memiliki gerai bank Himbara.

"Nanti, ini sekarang akan diujicobakan di beberapa tempat. Mudah-mudahan, nanti targetnya katanya tadi kira-kira di Agustus ini diujicoba," kata Mensos, Rabu (15/7/2026).

Meski demikian, hingga saat ini belum bisa diketahui bagaimana mekanisme pengambilan bansos PKH di Kopdes Merah Putih, dikarenakan mekanisme ini masih dalam tahap uji coba.

Hal ini dikonfirmasi Menterian Sosial Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, yang menjelaskan bahaw Kemensos telah berkoordinasi dengan Kementerian Koperasi serta sejumlah pihak terkait untuk membahas kemungkinan penyaluran bansos melalui lokasi KDKMP.

Sekedar info tambahan, penyaluran bansos melalui KDKMP mengacu pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, yang merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar kementerian dan lembaga turut mendukung penguatan implementasi lembaga tersebut.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.