TRIBUNPRIANGAN.COM – Menjelang akhir bulan Juli 2026, harga bahan bakar minyak (BBM) kembali menjadi perhatian masyarakat karena berpengaruh langsung terhadap biaya transportasi, logistik, dan kebutuhan sehari-hari.
Banyak pengguna kendaraan mulai memantau apakah akan terjadi penyesuaian harga pada awal Agustus, mengingat perubahan harga BBM kerap dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pergerakan harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, serta kebijakan pemerintah dan badan usaha penyedia BBM.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan harga BBM agar memperoleh data yang akurat dan terbaru.
Nah tentunya, di akhir bulan Juli 2026 ini, masyarakat Indonesia khususnya Jawa Barat pun juga penasaran tentang harga BBM saat ini.
Apakah harga BBM di Jawa Barat mengalami sejumlah kenaikan, penurunan atau malah stabil.
Lantas, berapa harga BBM di Jawa Barat per 28 Juli 2026 hari ini? Berikut ini dia daftar harganya.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga Sumbagut Tegaskan Distribusi BBM Berjalan, Bantah Isu Transporter Mogok Kerja
Baca juga: Mobil Terkunci Saat Isi BBM di SPBU Ciamis, Damkar Berhasil Evakuasi Kunci Mercedes dalam 35 Menit
Daftar Harga BBM Pertamina di Jawa Barat Per 28 Juli 2026
Harga BBM Pertamina di Jawa Barat pada 28 Juli 2026 bervariasi, dengan rincian utama Pertamax Rp16.250, Pertamax Turbo Rp19.300, dan Pertalite Rp10.000 per liter.
Berikut ini dia daftar harga BBM per 28 Juli 2026 dilansir dari MyPertamina:
Baca juga: 2 Jenis Kendaraan yang Bisa Menggunakan BBM Baru B50 Per 1 Juli 2026
Baca juga: Harga BBM Baru Biodiesel 50 Diperkirakan Rp 6.800
Tips Hemat BBM
Menghemat penggunaan bensin atau BBM dapat dilakukan dengan menerapkan kebiasaan berkendara yang lebih efisien, seperti menjaga kecepatan tetap stabil, menghindari akselerasi dan pengereman secara mendadak, serta mematikan mesin saat berhenti dalam waktu yang cukup lama. Selain itu, pastikan tekanan angin ban selalu sesuai rekomendasi, lakukan servis kendaraan secara rutin, gunakan bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi mesin, dan kurangi beban berlebih di dalam kendaraan. Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana tersebut secara konsisten, konsumsi BBM dapat menjadi lebih irit sehingga pengeluaran untuk bahan bakar juga lebih hemat.