TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menyiapkan sejumlah pelayaran rute Makassar–Bitung selama Agustus 2026.
Dua kapal Pelni yang melayani rute tersebut yakni KM Tilongkabila dan KM Nggapulu.
Bagi calon penumpang yang ingin bepergian dari Makassar menuju Bitung, tersedia beberapa pilihan jadwal keberangkatan dengan kelas layanan ekonomi. Harga tiket kapal untuk rute ini dibanderol sekitar Rp539.500.
KM Tilongkabila dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Makassar pada Sabtu, 8 Agustus 2026, sementara KM Nggapulu akan melayani pelayaran pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Baca juga: Cek Jadwal Kapal Pelni yang Singgah di Wilayah NTT Agustus 2026
Berikut jadwal lengkap kapal Pelni rute Makassar–Bitung Agustus 2026.
Kelas Ekonomi Eks Kabin Kelas 1/A
Berangkat: Sabtu, 8 Agustus 2026 pukul 20.00
Tiba: Rabu, 12 Agustus 2026 pukul 13.00
Lama perjalanan: 3 hari 17 jam
Harga tiket: Rp539.500
Kelas Ekonomi/E
Berangkat: Sabtu, 8 Agustus 2026 pukul 20.00
Tiba: Rabu, 12 Agustus 2026 pukul 13.00
Lama perjalanan: 3 hari 17 jam
Harga tiket: Rp539.500
Jadwal KM Nggapulu
Kelas Ekonomi/E
Berangkat: Jumat, 14 Agustus 2026 pukul 19.00
Tiba: Selasa, 18 Agustus 2026 pukul 10.00
Lama perjalanan: 3 hari 15 jam
Harga tiket: Rp539.500
Jadwal keberangkatan dan harga tiket kapal Pelni dapat berubah sewaktu-waktu. Penumpang disarankan mengecek informasi terbaru melalui aplikasi Pelni Mobile atau situs resmi Pelni sebelum melakukan pemesanan.
Pemesanan tiket kapal Pelni dapat dilakukan melalui situs resmi Pelni dengan langkah berikut:
- Masuk ke situs resmi PT Pelni dan pilih menu Reservasi Tiket.
- Isi data perjalanan seperti pelabuhan asal, tujuan, tanggal keberangkatan, jumlah tiket, dan kelas kapal.
- Pilih kapal sesuai jadwal dan kelas yang tersedia.
- Isi data pemesan serta calon penumpang.
- Lakukan pembayaran melalui metode yang tersedia.
- Simpan bukti pembayaran dan kode booking untuk proses pencetakan tiket di pelabuhan keberangkatan.
Penumpang disarankan memesan tiket lebih awal untuk memastikan ketersediaan tempat, terutama pada periode dengan tingkat permintaan perjalanan yang tinggi.