Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Sebanyak 20.000 anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta siswa Sekolah Dasar (SD) kelas I hingga IV dari berbagai wilayah di Kabupaten Serang mengikuti Gerakan Makan Tanpa Drama dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Heroik Grup 1 Kopassus, Kota Serang, itu menjadi bagian dari Gerakan Anak Indonesia Sehat, Kuat, dan Bahagia dengan mengusung tema "Anak Terlindungi, Indonesia Maju".
Acara tersebut bertujuan menanamkan pola hidup sehat sejak dini sekaligus mengampanyekan pentingnya pencegahan stunting.
Ketua Pelaksana sekaligus Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Serang, Desi Ferawati, menyampaikan bahwa kegiatan ini hasil kolaborasi dengan Kelompok Kerja Bunda PAUD Kabupaten Serang serta didukung oleh pihak mitra yakni Sakatonic Kabe Farma.
Baca juga: Dua Daerah di Banten Masuk Daftar 10 Daerah dengan Kualitas Udara Terburuk di Indonesia Hari Ini
"Gerakan ini menggabungkan aktivitas fisik, edukasi kesehatan, kampanye pencegahan stunting, konsumsi vitamin bersama hingga hiburan edukatif," ungkap Desi.
Kegiatan hari ini digelar dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional tahun 2026, serta menumbuhkan budaya hidup sehat sejak usia dini, mendorong peningkatan aktivitas fisik anak, dan mengedukasi anak dan keluarga tentang kesehatan.
"Selain itu, acara ini juga salah satu upaya pencegahan stunting, mengkampanyekan pentingnya mengkonsumsi multivitamin dan gizi seimbang, menjadi sarana ekspresi kreativitas dan kebahagiaan anak, memperkuat kolaborasi antara dunia usaha dengan pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pemenuhan hak anak," paparnya.
Adapun rangkaian kegiatannya meliputi senam anak Indonesia sehat serta minum vitamin secara serentak yang diikuti oleh sebanyak 20.000 siswa PAUD dan SD.
Setiap peserta pun mendapatkan paket perlengkapan berisi multivitamin Sakatonic ABC, kaos, air mineral, serta kupon hadiah berupa Simpanan Pelajar (SimPel).
Desi berharap melalui gerakan ini dapat menumbuhkan kesadaran bersama bahwa anak yang sehat akan tumbuh menjadi generasi yang kuat, cerdas, produktif, dan bahagia.
"Sehingga mampu menjadi modal utama pembangunan Kabupaten Serang dan Indonesia di masa depan," ucapnya.
Bupati Serang sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Serang, Ratu Racmhatuzakiyah, yang turut menghadiri kegiatan ini menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak penyelenggara.
Menurutnya, upaya ini merupakan langkah strategis meletakkan pondasi kokoh menuju visi Indonesia Emas 2045.
Kegiatan ini juga bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjamin pemenuhan hak-hak anak serta menekan angka stunting melalui budaya hidup sehat sejak usia dini.
“Jika anak kita sehat, berkualitas, dan karakternya terbentuk dengan baik, maka cita-cita Indonesia Emas pasti akan kita wujudkan,” tegas Ratu Zakiyah.
Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan bahwa keluarga memiliki peran paling utama dan pertama dalam membiasakan pola hidup sehat.
“Ayah dan ibu harus bekerja sama, berkolaborasi membimbing anak agar terbiasa mengonsumsi makanan bergizi dan sehat,” tambahnya.
Lebih jauh, Ratu Zakiyah berharap ruang-ruang partisipasi seperti ini terus diperluas di wilayah Kabupaten Serang.
“Anak-anak berhak didengar pendapatnya, berhak bermain, dan bertemu sesama teman agar bisa berkarya dan tumbuh bahagia. Saya yakin kegiatan ini meninggalkan kesan yang sangat positif bagi mereka,” pungkasnya.