TRIBUNJAKARTA.COM - Persib Bandung mendapat dua kabar positif dalam persiapan menghadapi musim 2026/2027.
Bek asal Argentina, Patricio Matricardi, memastikan tetap menjadi bagian dari Maung Bandung, sementara talenta muda Timnas Indonesia U17, Rafi Rasyiq, mendapat kesempatan promosi ke tim senior.
Patricio Matricardi mengaku tak ragu melanjutkan kebersamaannya bersama Persib setelah menjalani musim perdana yang berkesan.
Bek yang akrab disapa Pato itu menyebut kenyamanan bermain di Persib dan kehidupan keluarganya di Bandung menjadi alasan utama bertahan.
"Saya suka bermain untuk klub ini. Keluarga saya juga senang tinggal di kota ini. Itulah kenapa saya mengambil keputusan ini (memperpanjang kontrak)," ujar Pato.
Didatangkan pada awal musim 2025/2026, Matricardi langsung menjadi andalan di lini belakang Persib.
Pemilik nomor punggung 48 itu tampil dalam 40 pertandingan di semua kompetisi, baik Super League maupun AFC Champions League Two.
Penampilan konsistennya turut membantu Persib meraih gelar juara liga.
Meski begitu, Pato mengaku masih memiliki ambisi besar, terutama membawa Maung Bandung melangkah lebih jauh di kompetisi Asia.
"Tentu saja, kami semua ingin melangkah lebih jauh di level Asia musim ini. Tantangannya akan besar, tapi jika semua melakukannya bersama-sama, saya pikir kami bisa melakukannya," katanya.
Di sisi lain, Persib juga memberikan panggung kepada pemain muda Rafi Rasyiq.
Penyerang berusia 17 tahun itu dipromosikan ke tim senior setelah menunjukkan perkembangan pesat di level Elite Pro Academy (EPA).
Rafi merupakan pemain kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat, 30 November 2008.
Kecintaannya terhadap sepak bola dimulai sejak usia delapan tahun sebelum hijrah ke Bandung dan bergabung dengan Fatto FC.
Namanya mulai mencuri perhatian pada 2025 ketika membantu Fatto FC menjuarai Kompetisi PSSI Kota Bandung Piala Persib U18.
Penampilan apiknya membuat tim pencari bakat Persib merekrutnya ke Elite Pro Academy.
Perkembangan Rafi terus berlanjut.
Setelah sempat menimba pengalaman bersama Semen Padang di EPA Super League, ia kembali bersinar bersama Persib dengan mencatatkan 23 penampilan dan menyumbang tujuh gol pada musim keduanya.
Performa tersebut juga membawanya memperkuat Timnas Indonesia U17 asuhan Nova Arianto.
Rafi tampil pada ajang Piala Asia U17 dan Piala Dunia U17 2026, pengalaman yang menjadi bekal berharga sebelum akhirnya mendapat kesempatan masuk ke skuad senior Persib.
Bagi Rafi, promosi ke tim utama menjadi langkah penting dalam perjalanan kariernya.
Ia mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan serta berterima kasih kepada para pelatih, rekan setim, dan ofisial yang telah membimbingnya sejak usia muda.
"Terima kasih untuk para pelatih di Fatto FC dan Persib di kompetisi EPA, yang sudah berjasa membimbing saya hingga bisa sampai ke titik ini. Juga tentunya kepada teman-teman pemain dan para ofisial tim yang sudah sangat membantu saya selama ini," ungkap Rafi.
Dengan bertahannya Patricio Matricardi sebagai pilar berpengalaman dan hadirnya Rafi Rasyiq sebagai salah satu talenta muda potensial, Persib menunjukkan komitmennya menjaga keseimbangan antara kekuatan skuad utama dan regenerasi pemain untuk menghadapi musim baru.