Investor Pasar Modal di Kalsel Tembus 400 Ribu, Didominasi Generasi Muda
Hari Widodo July 28, 2026 06:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID– Jumlah investor yang berinvestasi di pasar modal di Kalimantan Selatan (Kalsel), tercatat pada 30 Juni 2026 mencapai 400.982 investor.

Hal ini menunjukan menempatkan Kalimantan Selatan sebagai provinsi dengan jumlah investor terbesar ke-16 di Indonesia.

Kepala Unit Administrasi Produk Investasi KSEI, Soli Deo Gloria, mengatakan mayoritas investor di Kalimantan Selatan berasal dari kelompok usia produktif.

"Investor pasar modal di Kalimantan Selatan didominasi oleh investor berusia di bawah 30 tahun dan usia 31–40 tahun dengan total mencapai 82,15 persen," ujarnya, Selasa (28/7/2026) di Banjarmasin.

Baca juga: Pilih Bertahan di Saham Blue Chip, Investor Saham Kalsel Tak Buru-buru Menjual

Selain didominasi generasi muda, investor di Kalsel sebagian besar berprofesi sebagai karyawan, baik karyawan swasta, aparatur sipil negara, guru, anggota TNI/Polri maupun pensiunan, dengan porsi mencapai 53,67 persen.

Di tingkat daerah, Kota Banjarmasin menjadi penyumbang investor terbesar dengan 92.698 investor atau sekitar 23 persen dari total investor di Kalsel.

Sementara itu, secara nasional jumlah investor pasar modal Indonesia hingga akhir Juni 2026 telah mencapai 28,96 juta investor, meningkat sekitar 42,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Seiring meningkatnya jumlah investor, KSEI terus memperkuat infrastruktur digital melalui sistem The Central Depository and Book-Entry Settlement System (C-BEST) yang melayani pembukaan Sub Rekening Efek, distribusi aksi korporasi, hingga penyelesaian transaksi.

Hingga Juni 2026, C-BEST mencatat aset senilai Rp7.495 triliun dengan total 3.851 jenis efek yang teradministrasi.

Selain itu, KSEI juga mengembangkan S-INVEST dan S-MULTIVEST untuk mendukung administrasi reksa dana dan Tabungan Perumahan Rakyat (TAPERA). Nilai Asset Under Management (AUM) yang tercatat pada sistem tersebut mencapai Rp983 triliun dengan 2.496 produk investasi.

KSEI juga terus mengembangkan berbagai layanan digital seperti Single Investor Identification (SID), AKSes.KSEI, eASY.KSEI, hingga platform digital CORES.KSEI yang memudahkan proses Know Your Customer (KYC) secara terpusat.

Selain itu, KSEI tengah mengembangkan K-CASH, sebuah sistem pengelolaan dana transaksi reksa dana yang diharapkan dapat memberikan kemudahan sekaligus transparansi bagi investor.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Unit Pengembangan Pasar KPEI, Doni Irawan, menegaskan meningkatnya jumlah investor harus diimbangi dengan sistem pengelolaan risiko yang kuat.

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, rata-rata nilai transaksi ekuitas harian di Bursa Efek Indonesia berada pada kisaran Rp18,6 triliun hingga Rp35,1 triliun. 

Melalui proses kliring dan netting, nilai penyelesaian transaksi dapat ditekan menjadi sekitar Rp5,9 triliun hingga Rp10 triliun per hari dengan efisiensi mencapai 62–68 persen.

Menurut Doni, hingga 30 Juni 2026 total agunan Anggota Kliring di KPEI telah mencapai Rp90,34 triliun, didukung Dana Jaminan sebesar Rp10,28 triliun serta Cadangan Jaminan sebesar Rp220 miliar guna menjaga keamanan dan stabilitas transaksi pasar modal.

Kepala Unit Komunikasi dan Informatika Indonesia SIPF, Zulrasydi Amin, menyampaikan bahwa hingga Juni 2026 lembaganya telah menghimpun Dana Perlindungan Pemodal (DPP) sebesar Rp407,49 miliar.

Dana tersebut digunakan untuk melindungi aset investor pasar modal senilai Rp7.209 triliun dengan cakupan perlindungan terhadap sekitar 16,6 juta investor.

Baca juga: Investor Muda Kalsel Pilih Bertahan, Curhat di Medsos saat IHSG Lesu

Indonesia SIPF memberikan perlindungan apabila terjadi kehilangan aset investor pada perusahaan sekuritas maupun bank kustodian, dengan nilai ganti rugi maksimal Rp200 juta per investor atau Rp100 miliar per kejadian.

Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan investor, Indonesia SIPF juga akan kembali menggelar Investor Protection Month (IPM) 2026 pada September hingga Oktober mendatang. (banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.