TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA – Sebanyak 31 satuan pendidikan, mulai PAUD, SD, dan SMP di Kabupaten Blora menerima bantuan revitalisasi sekolah tahap I tahun 2026 dengan total anggaran mencapai Rp 19,7 miliar.
Bantuan tersebut diberikan kepada 15 sekolah dasar (SD), tiga sekolah menengah pertama (SMP), dan 13 satuan pendidikan anak usia dini (PAUD).
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Sandy Tresna Hadi, mengatakan pengerjaan proyek revitalisasi dilakukan menggunakan sistem swakelola.
"Sistemnya swakelola, dikerjakan oleh panitia dan tim teknis yang dibentuk oleh sekolah atau kepala sekolah," kata Sandy kepada Tribunjateng.com, Selasa (28/7/2026)
Menurutnya, kepala sekolah bertugas membentuk panitia pelaksana beserta tim teknis sebelum pekerjaan dimulai.
"Setelah panitia terbentuk, kalau dananya sudah turun nanti langsung mengerjakan," terangnya.
Sandy menyampaikan untuk jenjang SD terdapat 15 sekolah penerima bantuan revitalisasi.
Baca juga: Tendangan Kungfu Saat Tanding Safin Pati Vs BJL 2000, Satu Pemain Masuk RS
Di antaranya SDN 4 Bangkleyan, SDN Kalangrejo, SDN Jetak, SDN 1 Plosorejo, SDN 2 Bacem, SDN 2 Kemiri, SDN 2 Jurangjero, SDN 1 Brabowan, SDN 1 Gedebeg, SDN 3 Botoreco, SDN 2 Karanggeneng, SDN 2 Jagong, SDN 1 Sendangharjo, SDN 1 Botoreco, dan SD Katolik Krida Dharma.
"Untuk jenjang SMP, penerima bantuan revitalisasi yaitu SMPN 4 Jiken Satap, SMPN 1 Todanan, dan SMPN 2 Banjarejo," jelasnya.
Sedangkan untuk jenjang PAUD, bantuan diterima oleh TK Pertiwi I Jiken, TK Pertiwi II Kajengan (Todanan), TK Chandra Kirana Singget (Jati), TK IV Muslimat Sonorejo (Blora), TK Pertiwi I Tempurejo (Blora), TK Pertiwi 2 Tambaksari (Blora), KB An Nawa Khozinatul Ulum (Blora), TK Tunas Rimba 1 Cepu, TK Pertiwi 1 Bangkle (Blora), TK Dharma Waniya Bajo (Kedungtuban), TK Aisyiyah Randulawang (Jati), KB Aisyiyah Dologan (Japah), dan TK Pertiwi Kedungwungu (Todanan).(Iqs)