- Kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Amerika Serikat (AS) pada akhir Juli 2026 menjadi sorotan bukan hanya karena agenda politiknya, tetapi juga karena langkah keamanan yang tidak biasa.
Pemerintah Israel memilih merahasiakan keberangkatan Netanyahu ke Washington dengan alasan adanya kekhawatiran terkait ancaman keamanan yang disebut berasal dari Iran.
Berbeda dari perjalanan resmi sebelumnya yang biasanya diumumkan kepada publik, pesawat kepresidenan Israel "Wing of Zion" tidak berangkat dari Bandara Internasional Ben Gurion, melainkan dari Pangkalan Udara Nevatim di wilayah Negev.
Waktu keberangkatan dan jadwal pendaratan juga tidak diumumkan sebelumnya, bahkan wartawan tidak diizinkan ikut dalam penerbangan tersebut.
Menurut laporan Channel 12 Israel, keputusan untuk merahasiakan perjalanan Netanyahu dilakukan setelah lembaga keamanan Israel menerima informasi mengenai dugaan peningkatan upaya Iran untuk menargetkan pejabat senior Israel.
Informasi tersebut disebut membuat badan keamanan domestik Israel, Shin Bet, memperketat pengamanan terhadap sejumlah pejabat tinggi.
Atas rekomendasi lembaga keamanan, perjalanan Netanyahu ke Washington akhirnya dilakukan dengan prosedur yang lebih tertutup dibandingkan kunjungan kenegaraan biasa.