UNESCO resmi menetapkan 25 situs baru sebagai Warisan Dunia (World Heritage) dalam Sidang Komite Warisan Dunia yang digelar di Busan, Korea Selatan. Penambahan itu mencakup situs budaya, alam, hingga kawasan yang memiliki nilai budaya dan keanekaragaman hayati.
Dari total situs yang ditetapkan, 19 merupakan situs budaya, lima situs alam dan satu situs campuran Situs-situs itu dinilai memiliki nilai penting bagi sejarah, kebudayaan, maupun pelestarian alam sehingga layak mendapat perlindungan internasional.
Dikutip dari , Selasa (28/7/2026) salah satu yang paling menyita perhatian adalah Beaches of the D-Day Landings di Normandia, Prancis. Situs ini mencakup Pantai Utah, Omaha, Gold, Juno, Sword, Pointe du Hoc, sisa-sisa Benteng Atlantik milik Jerman, hingga Pemakaman Amerika di Colleville-sur-Mer.
Kawasan tersebut juga menjadi saksi operasi pendaratan Sekutu pada Perang Dunia II yang mengubah jalannya sejarah.
UNESCO juga memasukkan Kastel Alamut dan jaringan benteng di Iran ke dalam daftar Warisan Dunia. Kompleks benteng yang berdiri di Pegunungan Alborz tersebut pernah menjadi pusat politik dan intelektual komunitas Syiah Nizari Ismailiyah, serta dikenal luas karena sejarahnya yang menginspirasi legenda kelompok 'Assassins'.
Dari India, Situs Buddhis Kuno Sarnath turut mendapat pengakuan. Kawasan itu dipercaya sebagai tempat Buddha menyampaikan khotbah pertamanya pada abad ke-6 sebelum Masehi.
Gunung Olympus, Yunani. (Getty Images/Athanasios Gioumpasis)
|
Kini, Sarnath menjadi salah satu situs arkeologi terpenting sekaligus destinasi ziarah umat Buddha dari berbagai penjuru dunia. Sementara itu, Gunung Olympus di Yunani menjadi satu-satunya situs campuran yang ditetapkan tahun ini.
Selain terkenal dalam mitologi Yunani sebagai tempat bersemayam Zeus dan para dewa Olympus, kawasan tersebut juga memiliki ekosistem yang kaya dengan beragam flora khas Mediterania dan hutan purba.
Kota kuno Sebastia di Palestina. (UNESCO)
|
Di sisi lain, UNESCO juga menetapkan tiga situs melalui mekanisme darurat karena menghadapi ancaman akibat konflik. Ketiganya adalah Lanskap Migrasi Boma-Badingilo di Sudan Selatan, Kastel Mount Amel di Lebanon, dan Sebastia di Palestina. Bersamaan dengan penetapan itu, ketiga kawasan tersebut juga masuk ke dalam Daftar Warisan Dunia dalam Bahaya.
25 Situs Warisan Dunia UNESCO baru untuk 2026
Warisan Budaya:
1. Pabrik Aalto, Finlandia
2. Kastil Alamut dan Benteng-Benteng Terkait, Iran
3. Teater Amazonia, Brasil
4. Situs Buddha Kuno Sarnath, India
5. Ibu Kota Kuno Asuka dan Fujiwara, Jepang
6. Pantai-pantai tempat pendaratan D-Day, Normandia, 1944, Prancis
7. Pusat Kota Modernis Gdynia, Polandia
8. Situs Industri Porselen Kerajinan Tangan Jingdezhen, China
9. Kastil Gunung Amel, Lebanon
10. Masjid-Masjid Batu dan Situs-Situs Suci Terkait di Mangystau, Kazakhstan
11. Benteng Kerajaan Capetian di Languedoc, Prancis
12. Sebastia, Palestina
Arsitektur Modern di Tashkent, Uzbekistan. (UNESCO/Karel Balas)
|
13. Arsitektur Modern di Tashkent, Uzbekistan
14. Kompleks Pemakaman Bangsawan Xiongnu, Mongolia
15. Medina-medina Kesultanan Komoro pada Masa Lalu, Komoro
16. Rocas dari Sao Tome dan Principe, Sao Tome dan Principe
17. Sistem Teater Condominio, Italia
18. Desa Sidi Bou Said, Tunisia
19. Wat Phra Mahathat Woramahawihan, Nakhon Si Thammarat, Thailand.
Natural Properties:
1. Cagar Laut Aqaba, Yordania
2. Lanskap Migrasi Boma-Badingilo, Sudan Selatan
3. Suaka Margasatwa Nasional Okefenokee, Amerika Serikat
Suaka Margasatwa Nasional Okefenokee, Amerika Serikat (UNESCO/Michael Lusk)
|
4. The Bony Fish Fossils di Limfjord Barat, Denmark
5. Wadi Wurayah, Uni Emirat Arab.
Mixed Properties:
1. Wilayah yang lebih luas di sekitar Gunung Olympus, Yunani.









