KPPN Atambua Bekali 55 Satker Tingkatkan Kualitas Laporan Keuangan APBN
Apolonia Matilde July 28, 2026 07:19 PM

 

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur


POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Atambua menggelar Workshop Penyusunan Laporan Keuangan Semester I Tahun 2026 bagi 55 satuan kerja (satker) di wilayah Kabupaten Belu, Timor Tengah Utara (TTU), dan Malaka.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas laporan keuangan sebagai wujud akuntabilitas pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Selasa (28/7). 

Workshop yang berlangsung di Aula Lakaan KPPN Atambua itu diikuti seluruh satuan kerja mitra yang pada Tahun Anggaran 2026 mengelola pagu APBN sebesar Rp 568,13 miliar.

Sebagai Kuasa Bendahara Umum Negara (BUN) di daerah, KPPN Atambua terus memperkuat pembinaan kepada satuan kerja melalui pendampingan penyusunan Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga (LKKL), rekonsiliasi data keuangan, serta evaluasi agar laporan yang dihasilkan sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) dan ketentuan pengelolaan APBN.

Kepala KPPN Atambua melalui Kepala Seksi Verifikasi Akuntansi dan Kepatuhan Internal, Maria Goreti, mengatakan, laporan keuangan yang berkualitas tidak hanya dinilai dari ketepatan waktu penyampaiannya, tetapi juga dari keakuratan data, kepatuhan terhadap peraturan, serta kemampuannya memberikan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Karena itu, KPPN Atambua secara rutin menyelenggarakan sosialisasi, bimbingan teknis, pendampingan rekonsiliasi, monitoring penyampaian laporan, layanan konsultasi perbendaharaan dan akuntansi, serta evaluasi terhadap kualitas laporan keuangan satuan kerja.

Melalui workshop tersebut, KPPN Atambua mendorong seluruh satuan kerja untuk menyusun laporan keuangan yang akurat, lengkap, konsisten, transparan, dan tepat waktu sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan APBN.

Ia berharap sinergi dengan seluruh satuan kerja di Kabupaten Belu, Timor Tengah Utara, dan Malaka terus diperkuat sehingga kualitas pengelolaan keuangan negara semakin baik serta mampu mendukung terwujudnya birokrasi yang profesional, modern, dan akuntabel. (gus)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.