TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor masih terus menerima laporan adanya warga yang membutuhkan air bersih.
Per Selasa (28/7/2026), BPBD mengirim bantuan air bersih untuk warga hingga lebih dari 1.500 jiwa.
Warga terdampak kekeringan di tengah kemarau tersebut berasal dari lima kampung berbeda.
Masing-masing kampung itu tercatat memiliki ratusan warga yang terdampak krisis air.
Mereka kesulitan air bersih setelah sumber air mereka mengering imbas hujan tak turun cukup lama di musim kemarau 2026 ini.
"Kondisi tersebut menyebabkan debit mata air dan sumur warga menurun," kata Kabid Ratik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, Selasa (28/7/2026).
Terhitung, ada 30.000 Liter air bersih yang didistribusikan untuk lima kampung terdampak tersebut.
Dalam foto BPBD terkait kondisi distribusi air bersih ini, terlihat warga berbondong-bondong demi mendapat air bersih yang dikirim BPBD.
Mereka membawa galon, ember, hingga drum masing-masing.
Bahkan, pengiriman air dari BPBD ini juga sampai dilakukan di malam hari karena banyaknya lokasi yang harus dibantu distribusi air, ditambah jarak ke lokasi kampung yang sampai mencapai 40 km dari pusat pemerintahan di Cibinong.
Baca juga: Sumur Mengering Imbas Musim Kemarau, Ratusan Tetangga Prabowo Alami Kesulitan Air Bersih
Karena untuk kebutuhan sehari-hari, warga tetap ramai dan mengantre malam-malam ketika truk tangki air BPBD datang mengirim air bersih.
Berikut daftar kampung yang mengalami krisis air bersih yang telah dikirim bantuan oleh BPBD pada Selasa (28/7/2026).