30 Ribu Pengunjung Ramaikan Lovina Festival 2026, Transaksi UMKM Tembus Rp746 Juta
Ryan Nong July 29, 2026 01:19 AM

POS-KUPANG.COM, SINGARAJA - Sebanyak 30 ribu pengunjung meramaikan penyelenggaraan Lovina Festival 2026 yang berlangsung selama lima hari, 24-28 Juli 2026. Festival yang digelar di Pantai Tasikmadu dan Pantai Binaria, Lovina, itu juga membukukan transaksi UMKM sebesar Rp746.788.000.

Lovina Festival 2026 yang mengusung tema Theatre of Dolphins resmi ditutup oleh Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, pada Selasa (28/7/2026).

Menurutnya, festival tersebut tidak sekadar menjadi agenda hiburan, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam membangun pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Telkomsel Dukung Kenyamanan Pengunjung Sunset di Kebun melalui Penguatan Jaringan dan Layanan

"Festival ini menunjukkan bahwa Buleleng memiliki potensi besar untuk terus berkembang sebagai destinasi wisata unggulan yang mengedepankan kekayaan budaya dan keindahan alam. Inilah wajah Bali Utara yang ingin kita perkenalkan kepada dunia," ujar Sutjidra.

Ia mengatakan, selama lima hari pelaksanaan, berbagai atraksi seni budaya, pertunjukan musik, pameran UMKM, hingga aktivitas wisata berhasil menghadirkan pengalaman berkesan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Sutjidra juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan Lovina Festival 2026. Mulai dari panitia pelaksana, sponsor, pelaku pariwisata, pengelola hotel dan restoran, pemandu wisata, pelaku UMKM, komunitas seni dan kreatif, instansi pemerintah, aparat keamanan, hingga masyarakat yang turut menjaga suasana tetap aman, nyaman, dan kondusif selama festival berlangsung.

Menurutnya, sinergi tersebut menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan event pariwisata dari tahun ke tahun.

Bupati Sutjidra berharap Lovina Festival dapat terus berkembang sebagai ikon pariwisata Bali Utara yang mampu mengangkat potensi daerah ke tingkat nasional maupun internasional.

"Semangat kebersamaan yang terbangun selama festival diharapkan menjadi energi baru untuk terus memajukan pariwisata, melestarikan budaya, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Buleleng secara berkelanjutan," tutupnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Lovina Festival 2026 sekaligus Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Buleleng, Putu Ayu Reika Nurhaeni, menjelaskan penyelenggaraan tahun ini dirancang dalam dua segmentasi panggung. Panggung Tasikmadu pada 24-26 Juli difokuskan bagi wisatawan mancanegara, sedangkan Panggung Binaria pada 26-28 Juli menyasar wisatawan domestik. 

"Konsep tersebut diharapkan mampu meningkatkan lama tinggal wisatawan sekaligus menggerakkan sektor perhotelan, restoran, transportasi, UMKM, dan berbagai usaha ekonomi kreatif di kawasan Lovina," ucapnya. 

Pada penyelenggaraan tahun ini, Lovina Festival melibatkan 250 pelaku seni, 44 komunitas, 82 booth UMKM, serta didukung 30 mitra/sponsor. Selama lima hari pelaksanaan, festival ini berhasil menarik 30.000 pengunjung.

Dari sisi ekonomi, penyelenggaraan Lovina Festival 2026 turut memberikan dampak positif bagi pelaku usaha lokal. Nilai transaksi yang tercatat pada 82 booth UMKM selama festival berlangsung mencapai Rp746.788.000, mencerminkan tingginya aktivitas ekonomi yang tercipta melalui penyelenggaraan event pariwisata tersebut.

Sebagai langkah evaluasi, Pemkab Buleleng juga menerapkan pendekatan baru dalam mengukur dampak ekonomi festival melalui pengelompokan data wisatawan berdasarkan kategori industri pariwisata dan UMKM lokal. Data tersebut akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pengembangan pariwisata yang lebih terarah, terukur, dan berbasis data sehingga manfaat penyelenggaraan festival dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. (adv)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.