Harga BBM Pertamina di Kalbar Hari Ini 29 Juli 2026 Apakah Naik? Cek Faktanya Disini
Faiz Iqbal Maulid July 29, 2026 02:32 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Update harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamina di Kalimantan Barat, hari ini Rabu 29 Juli 2026.

Isu kenaikan harga BBM di Kalimantan Barat pada Rabu 29 Juli 2026 sempat menjadi sorotan publik setelah antrean panjang di sejumlah SPBU Pontianak beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data Pertamina, harga resmi BBM di Kalbar masih stabil sesuai penyesuaian 1 Juli 2026.

Pertalite tetap Rp10.000/liter, Biosolar Rp6.800/liter, Pertamax Rp16.650/liter, Pertamax Turbo Rp19.750/liter, Dexlite Rp20.150/liter, dan Pertamina Dex Rp21.650/liter.

Namun, di tingkat eceran non-SPBU, harga BBM memang cenderung lebih tinggi.

Pertalite sempat dijual Rp12.000–Rp15.000/liter, terutama di kios kecil dan penjual botolan saat stok di SPBU terbatas.

Kondisi ini memicu persepsi masyarakat bahwa harga BBM mendadak naik, padahal harga resmi Pertamina tidak berubah.

Fenomena antrean massal di Pontianak 27 Juli 2026 menjadi salah satu pemicu lonjakan harga eceran.

• Daftar Harga BBM Pertamina di Kalbar Besok 30 Juli 2026, Pertalite dan Pertamax Mendadak Naik?

Harga BBM Pertamina Kalbar per 29 Juli 2026

Berikut harga BBM Pertamina di Kalbar besok 29 Juli 2026:

1. Pertalite: Rp10.000/liter (subsidi, tetap)

2. Biosolar: Rp6.800/liter (subsidi, tetap)

3. Pertamax: Rp16.650/liter

4. Pertamax Turbo: Rp19.750/liter

5. Dexlite: Rp20.150/liter

6. Pertamina Dex: Rp21.650/liter

Cara Cek Update Harga BBM Setiap Hari

Pantau harga BBM setiap hari langsung di situs resmi Pertamina:

DISINI

• Antrean BBM di SPBU Ngabang Terpantau Lancar, Polisi Tetap Siagakan Personel dan Beri Imbauan

Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Perpanjang Jam Operasional SPBU di Pontianak-Kubu Raya

PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan bergerak cepat memperkuat pasokan bahan bakar minyak (BBM) serta memperpanjang jam operasional SPBU guna mempercepat pelayanan kepada masyarakat. 

Langkah cepat ini dilakukan menyikapi antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU di Pontianak dan Kuburaya. 

Terhadap kondisi ini, Pertamina menyalurkan tambahan pasokan BBM sebanyak 176 kiloliter (KL) secara bertahap sejak Senin 27 Juli malam. Pasokan tersebut diprioritaskan ke SPBU yang mengalami lonjakan permintaan dan kepadatan antrean kendaraan.

Selain itu, sejumlah SPBU juga diperpanjang jam operasionalnya hingga tengah malam agar kapasitas pelayanan meningkat dan antrean kendaraan dapat segera terurai.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, Edi Mangun, mengatakan berbagai langkah mitigasi terus dilakukan untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Pertamina bergerak cepat melakukan berbagai langkah mitigasi dengan menambah pasokan dan memperpanjang jam operasional sejumlah SPBU. Sebanyak 176 kiloliter BBM disalurkan dengan prioritas pada titik-titik yang mengalami peningkatan permintaan. Kami memastikan stok BBM dalam kondisi aman dan terus memantau perkembangan di lapangan,” ujar Edi, Selasa 28 Juli 2026.

Menurutnya, secara umum stok BBM di wilayah Pontianak dan Kubu Raya dalam kondisi tersedia. Distribusi dari terminal BBM menuju SPBU juga terus berjalan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Untuk mendukung kelancaran pelayanan, Pertamina telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat penegak hukum guna membantu pengamanan dan pengaturan arus kendaraan di sejumlah SPBU yang mengalami kepadatan.

“Tim kami terus memantau penyaluran dan kondisi SPBU secara langsung. Pertamina terus memastikan distribusi BBM berjalan dan mengimbau masyarakat untuk membeli sesuai kebutuhan agar pelayanan dapat berlangsung lebih tertib dan merata,” tambahnya.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.