Modus Licik Pelaku Pencurian Toko Emas di Pasar Cimeng, Pura-Pura Cari Maskawin
Noval Andriansyah July 29, 2026 01:19 AM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Memanfaatkan narasi hangat tentang pernikahan sang anak, dua wanita paruh baya nekat melancarkan aksi pencurian terselubung di Toko Emas Murni, Pasar Cimeng, Kota Bandar Lampung, Minggu (26/7/2026).

Baca juga: Coreng Nama Baik Polri, Briptu MZ Anggota Polisi Perampok Toko Emas Dipecat

Modus pura-pura mencari perhiasan untuk calon menantu itu berujung raibnya emas senilai Rp60 juta.

Pemilik toko, Dr, tak menyangka niat baik dan keramahan pelayanannya dalam membantu calon pembeli justru dimanfaatkan secara licik oleh komplotan emak-emak tersebut.

Peristiwa bermula saat dua wanita tersebut melangkah masuk ke dalam toko. Dengan gestur meyakinkan, mereka mengutarakan niat hendak membeli cincin dan gelang emas yang akan digunakan untuk pernikahan anak.

"Mereka berpura-pura ingin membeli perhiasan untuk keperluan pernikahan anaknya," ujar Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto.

Untuk memuluskan aksinya, pelaku meminta penjaga mengeluarkan beberapa jenis perhiasan dari etalase. Mereka secara intens menanyakan harga dan detail perhiasan, sengaja memecah konsentrasi serta membuat penjaga toko sibuk melayani berbagai permintaan.

Di balik keramahan obrolan soal pernikahan tersebut, kewaspadaan korban perlahan luntur.

Memanfaatkan momen sesaat ketika penjaga toko lengah dan berfokus pada etalase lain, tangan salah satu pelaku dengan sangat cepat dan cekatan menyambar tiga buah perhiasan, berupa cincin dan gelang, lalu menyusupkannya ke dalam tas.

Setelah berhasil menguras emas seberat 26 gram tersebut, kedua wanita itu bergeming. Tanpa menunjukkan gelagat mencurigakan, mereka berpamitan dan pergi meninggalkan toko tanpa membeli satu pun perhiasan.

Baru Disadari Saat Penghitungan Stok Sore

Pemilik toko baru menyadari musibah yang menimpanya saat menggelar pengecekan stok barang rutin (stok opname) menjelang toko ditutup pada sore harinya.

Betapa terkejutnya Dr saat mendapati tiga buah perhiasan berharganya tak lagi berada di tempat penyimpanan.

Rasa curiga menuntun Dr dan rekannya untuk memutar ulang rekaman kamera pengawas (CCTV). Di situlah tabir kelicikan kedua pelaku terbongkar secara gamblang.

"Benar saja, dari hasil rekaman CCTV terlihat jelas aksi dua wanita tersebut yang dengan cekatan menggasak emas saat penjaga toko lengah," tutur Dr pilu.

Tak tinggal diam, korban langsung melayangkan laporan resmi ke Mapolresta Bandar Lampung.

Polisi Kantongi Rekaman CCTV dan Pelajari Modus

Menindaklanjuti laporan korban, jajaran Satreskrim Polresta Bandar Lampung langsung menerjunkan tim untuk menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menyita rekaman CCTV sebagai bukti kunci.

Kompol Gigih Andri Putranto menegaskan bahwa kasus penipuan bermodus pembelian ini tengah ditangani secara intensif oleh tim penyidik.

"Tim sudah mendatangi TKP untuk melakukan olah TKP serta mengambil keterangan saksi. Rekaman CCTV juga sudah kami amankan untuk mengidentifikasi wajah dan keberadaan para terduga pelaku," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.