TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Pemalang menambah daftar panjang penindakan yang dilakukan lembaga antirasuah di wilayah Jawa Tengah.
Dikabarkan KPK melakukan OTT di wilayah Pemalang pada Selasa (28/7/2026) malam.
Dalam operasi senyap tersebut KPK menyegel sejumlah ruangan Organisasi Perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Pemalang.
Tak hanya itu, KPK pun dikabarkan turut menyegel rumah pribadi dalam operasi penindakan rasuah tersebut.
OTT di Pemalang menambah rentetan panjang penindakan yang dilakukan KPK di wilayah Jawa Tengah.
Baca juga: BREAKING NEWS: KPK Dikabarkan Gelar OTT di Pemalang, Sejumlah Tempat Disegel
Dari Januari hingga Juli 2026, tercatat KPK sudah melakukan lima kali OTT di wilayah Jawa Tengah.
Berikut daftar OTT KPK di wilayah Jawa Tengah sepanjang 2026:
1. OTT Bupati Pati Sudewo
Pada awal 2026, KPK melakukan operasi senyap di wilayah Pati, Jawa Tengah.
Pada 19 Januari 2026, KPK menangkap Bupati Pati Sudewo.
Sudewo ditangkap KPK atas dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa dan suap proyek jalur kereta api di DJKA Kementerian Perhubungan.
Baca juga: KPK Tetapkan Para Tersangka Setelah OTT di Lombok Barat, Kantor Bupati Dijaga Satpol PP
Kini kasusnya masih bergulir di Pengadilan Negeri Tipikor Semarang.
2. OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
KPK menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Semarang, Jawa Tengah pada 3 Maret 2026.
Fadia ditetapkan menjadi tersangka kasus korupsi pengadaan jasa outsourcing dan pengadaan lainnya di Pemkab Pekalongan Tahun Anggaran 2023-2026.
Perkara yang menjerat Fadia kini sudah disidangkan di Pengadilan Negeri tipikr Semarang.
3. OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman
Pada 13 Maret 2026, KPK menggelar OTT di wilayah Cilacap, Jawa Tengah.
Dalam operasi senyap tersebut, KPK mengamankan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman bersama sejumlah pejabat Pemkab Cilacap saat menggelar rapat di Setda Cilacap.
KPK pun akhirnya menetapkan Syamsul Auliya sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan untuk Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2026.
Syamsul Auliya akan menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Tipikor Semarang pada 31 Juli 2026.
4. OTT KPK Bupati Sukoharjo Etik Suryani
KPK menangkap Bupati Sukoharjo Etik Suryani pada 9 Juli 2026.
Entik terjaring OTT KPK terkait dugaan pemerasan terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sukoharjo.
Kini KPK masih melakukan penyidikan guna melengkapi berkas perkara yang menjerat Entik.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sempat memberikan respons soal banyaknya Kepala Daerah di wilayah Jawa Tengah yang terjaring OTT KPK.
Ia mengingatkan kepada kepala daerah maupun jajarannya untuk menciptakan pemerintahan yang clear and good government.
"Untuk mewujudkan clear and good government itu berangkat dari pimpinannya, jadi ikan busuk itu dari kepalanya, artinya kami harus memberikan contoh, suri tauladan dari clear and good government," kata Ahmad Luthfi selepas menghadiri acara Konferensi Nasional Kusta di Jakarta melalui keterangan video, Jumat (10/7/2026).
Ia melanjutkan, sikap itu harus dilakukan dalam setiap kegiatan, baik itu terkait jabatan, penggunaan anggaran, hingga pertanggungjawaban dinas.
"Itu semua harus transparan dan akuntabel" ucapnya.
Meskipun prihatin, ia tetap mendukung mendukung kegiatan KPK di Jateng.
Mantan Kapolda Jateng itu menilai, setiap orang itu sama di mata hukum atau equality before the law.
"Semua sama di mata hukum, tidak peduli itu siapa, objeknya ya siapa yang melakukan," ungkapnya.
Ia kembali mengingatkan semua pejabat di level apapun di Pemprov Jateng agar menerapkan prinsip penyelenggaraan pemerintahan yang tata kelola pemerintahan yang baik, efektif, dan bersih—bebas dari korupsi, kolusi, serta nepotisme (KKN).
"Kami harap, semua pejabat di semua level agar menerapkan adanya clear and good government," pesannya.
(Tribunnews.com/ Tribunjateng.com)