Anggota DPR Bakri HM Meninggal Setelah Alami Pecah Pembuluh Darah, Jenazah Akan Dimakamkan di Jambi
Adi Suhendi July 29, 2026 05:38 AM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi V DPR RI HA Bakri HM meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam Lippo Village Karawaci, Tangerang, Banten, Selasa (28/7/2026) pukul 20.30 WIB.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut meninggal dunia setelah sekitar satu bulan menjalani perawatan akibat pecah pembuluh darah di kepala.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, HA Bakri mengalami pecah pembuluh darah setelah mengikuti rapat di DPR RI.

Ia kemudian kemudian dilarikan ke rumah sakit dan mendapat penanganan medis berupa tindakan operasi.

Namun, kondisi kesehatannya terus memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Baca juga: Anggota Komisi V DPR RI A Bakri HM Meninggal Dunia, Ketua Umum PAN Zulhas Ungkap Duka

Akan Dimakamkan di Jambi

Sekretaris DPW PAN Provinsi Jambi, Madian Saswadi, jenazah HA Bakri akan diterbangkan ke Jambi pada Rabu (29/7/2025) pagi. 

Rombongan akan bertolak dari Rumah Sakit Siloam Karawaci menuju Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 08.00 WIB sebelum diterbangkan ke Jambi.

Setibanya di Jambi, jenazah akan terlebih dahulu disalatkan di Masjid Agung Al Falah atau Islamic Center Jambi.

“Setelah itu akan dimakamkan di pemakaman keluarga,” ujar Madian dilansir dari Tribunjambi.

Baca juga: Temui Kader DIY Jelang Kongres VII BM PAN, Slamet Ariyadi Dorong Organisasi Lebih Solid

Dia menambahkan, jajaran pengurus dan kader PAN juga akan ikut menyambut kedatangan jenazah serta menghadiri prosesi pemakaman.

“Iya, besok kami dari PAN juga akan berada di lokasi,” ucapnya.

Berdasarkan informasi dari keluarga, almarhum akan dimakamkan di pemakaman pribadi Keluarga Daeng Magguna, di Jalan Mekar Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.

Sosok HA Bakri

Edi Purwanto, Anggota DPR RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengungkapkan HA Bakri bukan hanya kolega sesama wakil rakyat asal Jambi, tetapi juga sosok senior yang dikenal rendah hati, bijaksana, dan mampu merangkul semua kalangan.

“Beliau adalah sosok yang baik, rendah hati, bijaksana, dan selalu mampu merangkul semua kalangan. Dalam setiap pergaulan, baik di lingkungan partai maupun di parlemen, beliau dikenal sebagai pribadi yang hangat, santun, dan penuh perhatian terhadap sesama,” kata Edi.

Menurutnya, selama bersama memperjuangkan aspirasi masyarakat Jambi di DPR RI, HA Bakri menunjukkan dedikasi dan keteladanan yang patut dicontoh. 

Cara almarhum membangun komunikasi dan menjaga hubungan baik dengan sesama anggota parlemen, kata Edi, menjadi inspirasi bagi banyak pihak.

“Keteladanan, dedikasi, serta cara beliau membangun hubungan dengan rekan-rekan seperjuangan menjadikan beliau sebagai panutan bagi kami dan seluruh kawan-kawan politisi dalam menjalankan amanah untuk masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Edi mengaku bersyukur pernah bekerja bersama almarhum sebagai sesama anggota Komisi V DPR RI. 

Dia juga menyampaikan terima kasih atas arahan, bimbingan, dan kebersamaan yang telah diberikan H A Bakri selama menjalankan tugas di parlemen.

“Saya atas nama pribadi mengucapkan terima kasih atas segala arahan, bimbingan, dan kebersamaan yang telah diberikan selama ini, baik dalam aktivitas kepartaian maupun sebagai sesama anggota Komisi V DPR RI,” tuturnya.

Edi berharap seluruh amal ibadah dan pengabdian H A Bakri diterima Allah SWT. 

Ia juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi duka tersebut.

“Kepergian beliau meninggalkan duka yang mendalam bagi kami semua. InsyaAllah Abangda husnul khatimah, seluruh amal ibadah dan pengabdiannya diterima oleh Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, keikhlasan, kekuatan, dan ketabahan. Aamiin ya Rabbal ’alamin,” pungkasnya.

Profil HA Bakri HM

H A Bakri HM, SE atau yang lebih dikenal sebagai H Bakri, lahir di Pulau Kijang, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, pada 15 Mei 1968.

Meski lahir di Riau, sebagian besar perjalanan hidup, pendidikan, karier, hingga kiprahnya di dunia politik dijalani di Provinsi Jambi.

H Bakri mengawali pendidikan dasar di SD Negeri 28/V Simbur Naik, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi pada 1976-1982.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 9 Jambi pada 1982-1985 dan SMA Xaverius I Jambi pada 1985-1988.

Setelah berkarier di dunia usaha, H Bakri menempuh pendidikan tinggi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Jambi, Program Studi Ekonomi Pembangunan, pada 2002-2005.

Sebelum terjun ke dunia politik, H Bakri dikenal sebagai pengusaha.

Minatnya terhadap dunia bisnis sudah tumbuh sejak kecil.

Ia mengikuti jejak sang ibu yang berprofesi sebagai pedagang di Jambi.

Pengalaman berwirausaha membawanya memimpin sejumlah perusahaan, di antaranya Direktur Utama PT Bangun Jaya Jambi (2000-2009), Direktur Utama PT Kurnia PS Jambi (2000-2009), dan Komisaris Utama CV Attaka Utama Jambi (2000-2009).

Kemudian ia dengan Partai Amanat Nasional (PAN) dan memulai karier politik sebagai Bendahara DPW PAN Provinsi Jambi.

Kariernya kemudian berlanjut di tingkat nasional dengan menjabat Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP PAN untuk wilayah Jambi dan Bengkulu.

Pada Pemilu Legislatif 2009, H Bakri mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jambi.

Meski menempati nomor urut empat dalam daftar calon PAN, ia berhasil meraih suara terbanyak dan terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014.

Kepercayaan masyarakat kembali mengantarkannya terpilih pada Pemilu 2014 untuk periode kedua (2014-2019).

Pada Pemilu 2019, H Bakri kembali mempertahankan kursinya di DPR RI dengan meraih 82.447 suara dan menjabat untuk periode 2019-2024.

Keberhasilannya berlanjut pada Pemilu 2024. H Bakri kembali terpilih sebagai anggota DPR RI dari Dapil Jambi, sehingga menjadi wakil rakyat di Senayan selama empat periode berturut-turut.

(Tribunnews.com/ Tribunjambi.com/ Rifani Halim)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.