8 Rumah Hancur Dihantam Truk Beruntun Gempol: Bantuan Disalurkan, Perbaikan Ditangani Lintas OPD
Sarah Elnyora Rumaropen July 29, 2026 10:35 AM

SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Delapan kepala keluarga yang rumahnya rusak dihantam truk dalam kecelakaan beruntun di Jalan Raya Nasional Surabaya–Malang, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur menerima bantuan logistik kedaruratan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan, Selasa (28/7/2026).

Penyaluran bantuan ini menjadi bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.

Adapun langkah perbaikan fisik bangunan akan ditangani bersama oleh lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa setempat.

Respons Pemkab Pasca-Kecelakaan Maut

Pemkab Pasuruan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan logistik kedaruratan kepada delapan kepala keluarga yang terdampak.

Bantuan tersebut menjadi bentuk respons awal pemerintah setelah kecelakaan maut ini menelan korban jiwa dan luka-luka, serta merusak rumah warga akibat dihantam truk.

Tercatat ada delapan rumah yang terdampak, dengan rincian lima rumah berada di Dusun Ngetal, Desa Karangrejo, sedangkan tiga rumah lainnya berada di Dusun Mojorejo, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengaku pemerintah ingin memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi sembari menunggu penanganan lanjutan.

“Ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Pasuruan kepada masyarakat yang terdampak musibah kecelakaan beruntun di Kecamatan Gempol. Kami bergerak cepat agar kebutuhan mendesak warga dapat segera terpenuhi,” ujarnya.

Pasokan Logistik Lengkap Hingga Respons Warga

Bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako, makanan siap saji, tambahan gizi, lauk-pauk siap konsumsi, pakaian untuk lansia, perlengkapan anak, selimut, hingga terpal untuk menutup bagian rumah yang mengalami kerusakan agar tetap dapat dihuni sementara.

Sugeng menjelaskan, bantuan tersebut difokuskan untuk meringankan beban warga yang kehilangan rasa aman setelah tempat tinggal mereka rusak akibat kecelakaan.

Salah satu warga terdampak, Ahmad (60), mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah.

Rumahnya menjadi salah satu bangunan yang mengalami kerusakan cukup parah setelah dihantam truk.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan, khususnya Bapak Bupati, yang telah memberikan perhatian kepada kami. Bantuan ini sangat berarti dan sedikit banyak meringankan beban keluarga,” tuturnya.

Skema Perbaikan Rumah Ditangani Lintas Instansi

Meski bantuan logistik sudah disalurkan, Sugeng menegaskan penanganan lanjutan terhadap kerusakan rumah memerlukan mekanisme yang berbeda.

Pasalnya, peristiwa tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas sehingga tidak masuk dalam kategori bencana alam yang menjadi kewenangan penanganan BPBD.

Baca juga: Selamat dari Maut, Warga Gempol Pasuruan Saksikan Rumah dan Tempat Usahanya Dihantam Truk Rem Blong

Oleh karena itu, proses tindak lanjut untuk perbaikan rumah akan dikoordinasikan oleh pemerintah desa dan pemerintah kecamatan, serta melibatkan OPD teknis sesuai dengan kewenangannya.

“Untuk rehabilitasi atau penanganan fisik bangunan, nanti akan dikoordinasikan bersama pemerintah desa, kecamatan, dan dinas terkait, sebab kejadian ini merupakan kecelakaan lalu lintas, bukan bencana alam,” jelasnya.

Rangkuman Peristiwa dan Korban Kecelakaan

Kecelakaan beruntun yang melibatkan truk bermuatan kertas tersebut terjadi pada Kamis (30/7/2026) pagi. 

Truk yang diduga mengalami hilang kendali tersebut menghantam truk boks, mobil tangki air, beberapa sepeda motor, hingga merusak sedikitnya lima rumah warga.

Insiden tragis ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan enam orang lainnya mengalami luka-luka.

Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Jauhar Rizqullah Sumirat menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 05.45 WIB ketika truk bermuatan kertas melaju dari arah Malang menuju Surabaya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi, kendaraan diduga kehilangan kendali saat melintas di depan kawasan pabrik Indofood, tidak jauh dari SPBU Gempol.

Baca juga: BREAKING NEWS: Truk Diduga Rem Blong Hantam Rumah di Gempol, Arus Malang-Surabaya Macet Total

“Dari hasil rekaman CCTV terlihat kendaraan melaju dari arah selatan ke utara. Diduga pengemudi tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya hingga menabrak truk boks yang berada di depannya,” ujarnya.

Benturan pertama membuat truk boks yang ditabrak oleng, melompati median jalan, lalu masuk ke jalur berlawanan. 

Di lokasi pertama itu, truk menghantam sebuah mobil tangki air dan dua sepeda motor yang melaju dari arah Surabaya menuju Malang.

Namun, laju kendaraan belum berhenti. Truk terus meluncur hingga kembali menabrak truk lain.

Benturan tersebut membuat kendaraan yang ditabrak kembali melintasi median jalan dan bergeser ke jalur berlawanan. 

Di titik kedua ini, truk terdorong masuk ke pekarangan warga dan sempat melindas sepeda motor.

Kendaraan tetap tidak bisa dikendalikan dan terus melaju hingga menghantam deretan rumah di sisi barat jalan.

Sedikitnya lima rumah mengalami kerusakan akibat kerasnya benturan.

“Pada titik ketiga kendaraan baru berhenti setelah menabrak beberapa rumah warga,” jelas Jauhar.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.