Tragis, Teknisi Pesawat Tewas Tertimpa Mesin Saat Perbaiki Boeing 787
GH News July 29, 2026 02:09 PM

Seorang teknisi pesawat meninggal dunia saat bertugas. Dia tertimpa mesin saat melakukan perbaikan pesawat Boeing 787 Dreamliner di Bandara Heathrow, London, Inggris.

Korban bernama Georgie Buxton, seorang teknisi yang bekerja untuk maskapai Virgin Atlantic. Insiden itu terjadi pada 11 Juni.

Buxton sedang mengerjakan pesawat Boeing 787 Dreamliner di salah satu hanggar Bandara Heathrow ketika peralatan atau mesin di area tersebut tiba-tiba roboh dan menimpanya.

Kepolisian Metropolitan London (Met Police) mengatakan petugas menerima laporan pada pukul 08.49 waktu setempat terkait seorang pria yang mengalami cedera di Bandara Heathrow.

Dia sempat dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami luka serius. Buxton kemudian mendapat perawatan intensif dan sempat menggunakan alat bantu hidup.

Namun, tiga pekan setelah kecelakaan, alat tersebut akhirnya dihentikan. Dia dinyatakan meninggal dunia pada 7 Juli.

Sebelum bergabung dengan Virgin Atlantic, Buxton diketahui pernah bekerja sebagai teknisi pesawat di Ryanair. Pada 2024, dia mengumumkan kegembiraannya saat memulai pekerjaan baru di Virgin Atlantic.

"Saya senang membagikan bahwa saya memulai posisi baru sebagai Teknisi Pesawat di Virgin Atlantic," tulis Buxton di media sosial, seperti dikutip dari Rabu (29/7/2026).

Dia juga mengungkapkan pengalamannya selama bekerja bersama para teknisi dan mekanik di Ryanair yang membantunya mengembangkan kemampuan di bidang perawatan pesawat.

"Saya bisa mengembangkan dan belajar banyak. Sekarang waktunya melanjutkan perjalanan agar bisa belajar lebih banyak tentang berbagai jenis pesawat," tulisnya.

Insiden tersebut masih dalam penyelidikan oleh Unit Kepolisian Penerbangan Met Police bersama Health and Safety Executive (HSE), lembaga keselamatan dan kesehatan kerja Inggris.

Virgin Atlantic menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Buxton yang disebut sebagai anggota tim teknik yang sangat dicintai.

"Kami sangat terpukul mengonfirmasi bahwa anggota tim teknik kami yang sangat dicintai telah meninggal dunia," ujar juru bicara Virgin Atlantic.

Maskapai tersebut menyampaikan dukungan kepada keluarga, kerabat, teman, dan rekan kerja Buxton yang terdampak.

"Keselamatan dan kesejahteraan orang-orang kami selalu menjadi prioritas utama. Kami sangat terpukul atas insiden ini," pernyataan Virgin Atlantic dilanjutkan.

Maskapai juga mengatakan bekerja sama dengan otoritas terkait dan produsen pesawat untuk menyelidiki kejadian tersebut. Mereka belum memberikan informasi lebih lanjut selama proses penyelidikan berlangsung.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.