Ruben Onsu dan Sarwendah Berselisih karena Tiket BLACKPINK hingga Tanda Seru di Chat, Benarkah?
Wawan Akuba July 29, 2026 02:47 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM - Perselisihan antara Ruben Onsu dan Sarwendah disebut tidak terjadi begitu saja.

Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, mengungkap hubungan keduanya mulai memanas akibat serangkaian persoalan yang awalnya dinilai sepele, namun kemudian berkembang menjadi konflik berkepanjangan.

Hal itu disampaikan Minola saat memberikan keterangan kepada awak media di kawasan Kuningan, Selasa (28/7/2026).

Menurutnya, salah satu peristiwa yang menjadi pemicu terjadi ketika Sarwendah meminta tambahan satu tiket konser BLACKPINK agar dapat duduk dalam satu barisan bersama Ruben dan anak-anak.

Namun, permintaan tersebut tidak bisa dipenuhi karena seluruh tiket telah dipesan lebih dahulu.

Baca juga: Kesaksian Istri Korban Ungkap Detik-detik Pembunuhan Sadis di Palu, Pelaku Bawa Dua Pisau Jagal

Minola mengatakan, setelah Ruben mengirimkan bukti tiket yang telah dibeli, muncul pertanyaan dari Sarwendah yang membuat kliennya terkejut.

"Begitu Ruben mengirim bukti tiket, muncul kata-kata: 'Maaf, ini rumah mau dilelang?' tanda tanya. Jadi sejak Oktober 2025, kata lelang itu sudah digunakan untuk menekan Ruben dan menjatuhkan mentalnya," ujar Minola Sebayang.

Ia menyebut isu mengenai rumah Ruben yang akan dilelang bukanlah persoalan baru. Menurutnya, kabar tersebut sudah berulang kali muncul sejak Oktober 2025 dan terus dikaitkan dengan Ruben.

Salah Ketik Tanda Seru Jadi Perdebatan

Selain persoalan tiket konser, Minola juga mengungkap adanya kesalahpahaman saat Ruben dan Sarwendah berkomunikasi melalui pesan singkat.

Ia menjelaskan, Ruben sempat tidak sengaja mengetik tanda seru (!) dalam salah satu balasan pesannya.

Menurut Minola, kesalahan pengetikan tersebut justru dipersoalkan hingga memicu pertengkaran.

"Miskomunikasi itu misalnya Ruben typo, ada tanda seru. Itu jadi pembahasan, 'Kenapa ada tanda seru?'. Akhirnya terjadi keributan, Ruben minta maaf berkali-kali karena kepencet," jelasnya.

Meski Ruben telah beberapa kali meminta maaf, Minola mengatakan situasi tidak juga membaik.

Ia menyebut setelah itu muncul kiriman daftar berbagai tagihan bulanan yang nilainya disebut cukup besar, mulai dari biaya kebutuhan anak hingga tagihan sarang burung walet.

Bantah Isu Rumah Akan Dilelang

Dalam kesempatan yang sama, Minola juga membantah kabar yang menyebut rumah Ruben Onsu di kawasan Cilandak akan disita atau dilelang oleh pihak bank.

Menurutnya, informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

Pihaknya mengaku telah melakukan konfirmasi kepada bank terkait dan memastikan proses yang berjalan masih berupa penyelesaian administrasi, bukan tahap lelang akibat kredit bermasalah.

"Kalau tahun 2025 rumah itu mau dilelang, harusnya sekarang sudah dilelang dong? Faktanya kan tidak. Isu ini terus dipakai agar Ruben terlihat sebagai orang yang tidak bertanggung jawab," tegas Minola.

Minola menyayangkan persoalan yang menurutnya bersifat pribadi terus berkembang menjadi konsumsi publik.

Ia menilai berbagai isu tersebut justru memperkeruh keadaan dan berpotensi menghambat upaya penyelesaian maupun mediasi antara Ruben Onsu dan Sarwendah. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.