TRIBUNTRENDS.COM - Sosok Lurah Paya Pasir, Syerly, mendadak menjadi perhatian publik setelah videonya viral di media sosial.
Ia disorot karena diduga menertawakan seorang warga yang sedang menyampaikan keluhan kepada Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.
Peristiwa tersebut terjadi saat Wali Kota melakukan peninjauan ke Jalan Paya Pasir, kawasan wisata Danau Siombak, Kecamatan Medan Marelan, pada Selasa (28/7/2026).
Dalam kesempatan itu, seorang warga mengadukan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, terutama terkait keamanan lingkungan dan minimnya fasilitas umum.
Warga mengungkapkan bahwa aksi kriminalitas masih kerap terjadi, sementara penerangan jalan umum di kawasan tersebut dinilai sangat kurang.
Kondisi itu bahkan membuat warga harus memasang empat titik lampu penerangan menggunakan biaya pribadi demi meningkatkan keamanan lingkungan.
Saat keluhan tersebut disampaikan langsung kepada Wali Kota, Syerly yang turut mendampingi kunjungan justru melontarkan celetukan yang kemudian menjadi sorotan.
Sikap lurah tersebut terekam kamera dan videonya dengan cepat menyebar luas di media sosial.
Rekaman itu pun memicu beragam tanggapan dari warganet yang mempertanyakan respons sang lurah terhadap aspirasi masyarakat.
Hingga kini, peristiwa tersebut masih menjadi perhatian publik dan memunculkan berbagai komentar terkait pelayanan aparatur pemerintah kepada warga.
Baca juga: BGN Akui Kepala SPPG Tak Butuh Motor Listrik, Ribuan Unit Siap Dialihkan ke Instansi Lain
Warga itu mengeluhkan maraknya aksi kriminalitas serta minimnya lampu penerangan jalan umum atau PJU yang membuat kawasan tersebut gelap pada malam hari.
Ia bahkan mengaku memasang empat titik lampu penerangan dengan menggunakan uang pribadi karena fasilitas penerangan di wilayah tersebut dinilai belum memadai.
Namun, saat warga menyampaikan keluhan tersebut kepada Wali Kota Medan, Syerly yang turut mendampingi kunjungan melontarkan celetukan.
"Ciyee curhat dia bahh," ucap Syerly.
Ucapan tersebut terekam kamera dan kemudian tersebar di media sosial.
Respons Syerly menuai kritik karena dinilai tidak menunjukkan empati terhadap warga yang sedang menyampaikan persoalan keamanan di lingkungannya.
Baca juga: Info Mati Lampu di Bandung Hari Ini 27 Juli 2026: Listrik Padam Mulai Siang Hari, Cek Lokasimu!
Syerly memiliki gelar Sarjana Pendidikan dan Magister Administrasi Publik.
Sebelum menjabat sebagai Lurah Paya Pasir, ia disebut pernah menjabat sebagai Lurah Terjun.
Sebagai Lurah Paya Pasir, Syerly membawahi sembilan kepala lingkungan.
Kelurahan Paya Pasir sendiri terdiri atas sembilan lingkungan yang berada di wilayah Kecamatan Medan Marelan.
Sorotan terhadap Syerly bukan pertama kali terjadi.
Pada Desember 2025, sejumlah warga Kelurahan Paya Pasir pernah menggelar aksi di Kantor Camat Medan Marelan, Jalan Kapten Rahmad Buddin.
Baca juga: Info Pemadaman Listrik Samarinda Seberang Hari Ini 23 Juli 2026 Mulai 9 Pagi, Cek Wilayah Terdampak
Aksi yang berlangsung pada Selasa (9/12/2025) tersebut diikuti puluhan warga, termasuk sejumlah ibu rumah tangga.
Mereka meminta Wali Kota Medan mengganti Syerly dari jabatannya sebagai Lurah Paya Pasir.
Saat itu, warga menilai Syerly kurang peduli terhadap masyarakat yang terdampak banjir.
Warga juga menuding lurah tidak hadir saat banjir melanda sejumlah kawasan di Paya Pasir.
Selain itu, terdapat tudingan bahwa Syerly sempat mengancam tidak akan lagi memberikan bantuan kepada warga di salah satu lingkungan.
"Saat banjir terjadi di tempat yang parah di Paya Pasir, Lurah enggak hadir, bahkan sewaktu saya datangi Lurah malah ia marah sembari mengancam tak akan ada lagi berikan bantuan ke warga lingkungan kami. Kami memohon kepada Wali Kota Medan agar Lurah Paya Pasir ini digantikan saja," kata Syahdan, warga Lingkungan 8 Kelurahan Paya Pasir saat melakukan aksi.
Belum ada tanggapan Syerly terkait tudingan warga tersebut. Upaya konfirmasi juga masih dilakukan.
(TribunTrends.com/Kompas.com)