Warga Khawatir Pascabentrok Mbehal-Rareng di Manggarai Barat, Berharap Konflik Segera Berakhir
Nofri Fuka July 29, 2026 04:47 PM

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Tari Rahmaniar

TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO – Bentrokan antara warga Mbehal dan Rareng di kawasan Lengkong Warang, Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Rabu (29/7/2026), menyisakan kekhawatiran dan trauma bagi masyarakat sekitar.

Kericuhan yang berujung pada aksi pembakaran dua unit pondok, dua mobil pikap, dan empat sepeda motor tersebut membuat sejumlah warga merasa cemas. Mereka berharap persoalan yang memicu konflik segera diselesaikan agar tidak kembali terjadi bentrokan susulan.

Salah seorang warga, Akbar, yang melintas di kawasan Lengkong Warang mengaku melihat suasana mencekam saat aparat kepolisian berada di lokasi kejadian.

"Dari jauh saya melihat banyak mobil polisi, dan ada satu pondok di bagian ujung yang dibakar. Saya juga khawatir, tetapi semoga apa pun masalahnya bisa diselesaikan dengan damai," ujar Akbar, Rabu (29/7/2026).

 

Baca juga: BREAKING NEWS: Bentrok Warga Mbehal dan Rareng di Manggarai Barat, Pondok hingga Kendaraan Dibakar

 

 

Menurutnya, kehadiran aparat keamanan membuat kondisi di lokasi perlahan mulai kondusif. Namun, warga masih berharap penyelesaian konflik dilakukan secara menyeluruh agar tidak muncul kembali ketegangan antara kedua kelompok.

Masyarakat meminta pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta aparat keamanan segera memfasilitasi pertemuan antara kedua pihak untuk mencari jalan damai.

"Harapan saya persoalan ini cepat selesai. Jangan sampai ada bentrokan lagi karena yang dirugikan masyarakat sendiri. Kami ingin hidup aman dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa," katanya.

Hingga Rabu siang, personel Polres Manggarai Barat masih disiagakan di kawasan Lengkong Warang untuk mengantisipasi konflik susulan. Sementara itu, upaya mediasi antara kedua belah pihak terus dilakukan. (Iar)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.