Pesona Huta Ginjang: Menikmati Lanskap Megah Danau Toba dari Ketinggian 1.555 MDPL
Tim TribunStyle July 29, 2026 05:08 PM

Pesona Huta Ginjang: Menikmati lanskap megah Danau Toba dari ketinggian 1.555 MDPL

TRIBUNSTYLE.COM, TAPANULI UTARA - Bagi Anda yang sedang merencanakan petualangan ke Sumatra Utara dan mencari spot terbaik untuk mengagumi kemegahan Danau Toba, kawasan Tapanuli Utara menyimpan satu titik pandang yang luar biasa. Angin sepoi-sepoi dan hawa sejuk langsung menyambut para pengunjung yang datang ke tempat wisata ini.  

Salah satu spot terbaik untuk menikmati keelokan Danau Toba yaitu di Huta Ginjang. Berasal dari Bahasa Batak 'huta' berarti kampung dan 'ginjang' berarti atas, Huta Ginjang menawarkan pemandangan Danau Toba dari ketinggian 1.555 meter di atas permukaan laut (mdpl).  

Huta Ginjang di Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, merupakan salah satu tempat wisata untuk menikmati pemandangan Danau Toba. Tempat ini menawarkan panorama yang tidak kalah elok dari spot terkenal lainnya seperti Merek atau Tomok Samosir. Sejak pertama kali datang, pengunjung langsung disodorkan pemandangan yang memperlihatkan panorama Danau Toba nan luas, menjadikannya latar belakang foto yang sangat ikonis.  

Terbang dengan Gantole dan Fasilitas Teropong Bintang

Baca juga: Menjelajah Kalimantung: Surga Tersembunyi Tapanuli Tengah, Sumatera Utara yang Bikin Ogah Pulang

Bagi pencinta adrenalin, Huta Ginjang bukan sekadar tempat duduk santai. Di sini, pengunjung juga bisa menikmati pemandangan dari permainan gantole atau layang gantung. Bagi yang bernyali besar, Anda bisa melakukan kegiatan ini untuk melihat keindahan Danau Toba dan sekitarnya sambil melayang-layang di atasnya. Sepanjang mata memandang, hamparan hutan pinus yang asri akan memanjakan mata Anda.

Selain wahana ekstrem, area ini juga ramah untuk liburan keluarga berkat adanya fasilitas edukatif berupa teropong bintang. Fasilitas ini memudahkan pelancong untuk melihat titik-titik eksotis lain di sekitar danau secara lebih dekat.

"Teropong ini merupakan fasilitas dari Dinas Pariwisata Tapanuli Utara untuk melihat destinasi wisata di Danau Toba, salah satu contoh air terjun Situmurung, lalu ada Batuguru yang terletak di tengah Danau Toba," jelas Tahi Aritonang, pemandu wisata di Huta Ginjang.  

Wisata Religi Kedamaian di Bukit Doa Taber

Tidak jauh dari tempat wisata Huta Ginjang, Anda bisa sekaligus mengunjungi destinasi wisata rohani yang terkenal di Tapanuli, yaitu Bukit Doa Taber. Mulai dibangun pada 1996 dan resmi digunakan sejak 2014, Bukit Taber—yang merupakan singkatan dari Tapanuli Bersinar—berlokasi tepat di kawasan perbukitan tinggi.

Tempat ini menjadi pusat doa bagi umat Kristen dan kerap dipadati oleh masyarakat saat libur Natal tiba untuk beribadah sekaligus berwisata bersama keluarga. Bukit doa yang menjadi landmark Kecamatan Muara ini sangat mudah dikenali berkat keberadaan monumen berbentuk patung dua telapak tangan yang saling mengatup.

Tips Berkunjung dan Panduan Akomodasi Transportasi

Baca juga: Menjelajahi Sisi Lain Sumatera Utara: Rekomendasi Wisata Petualangan Seru di Luar Kawasan Danau Toba

Agar perjalanan liburan Anda berjalan sempurna, perhatikan beberapa tips dan informasi praktis berikut:

Waktu Terbaik Berkunjung: Disarankan datang saat matahari masih bersinar terang (siang hari). Jika datang terlalu pagi atau terlalu sore, kabut tebal kerap turun menyelimuti pemandangan. Di musim hujan, kabut biasanya turun selama 15 hingga 30 menit sebelum akhirnya kembali normal.

  • Fasilitas Wisata: Area Huta Ginjang sudah dilengkapi dengan fasilitas penunjang yang cukup lengkap, mulai dari rumah makan lokal hingga gerai penjual suvenir khas Batak.
  • Biaya Tiket Masuk: Kabar baik untuk para backpacker, tiket masuk ke Huta Ginjang tidak dipungut biaya alias gratis atau sebagian sumber/pengelola lokal terkadang mengenakan retribusi sangat murah sekitar Rp5.000 hingga Rp6.000 per orang. Biaya tambahan berlaku untuk kendaraan yang Anda bawa.
  • Rute Perjalanan: Jika Anda berangkat dari Kota Medan, perjalanan darat membutuhkan waktu sekitar 6 jam. Namun, opsi paling praktis adalah menggunakan jalur udara dan turun di Bandara Sisingamangaraja XII (Bandara Silangit). Dari bandara menuju Huta Ginjang hanya membutuhkan waktu sekitar 20 hingga 30 menit berkendara dengan menyewa mobil di sekitar bandara. Tarif sewa kendaraan menuju spot ini berkisar antara Rp 50.000 hingga Rp 100.000 per orang.

(Travel.kompas.com/ Yana Gabriela Wijaya/ TribunStyle.com/ Ana Vaidatu Zuhda)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.