Kecelakaan Hari Ini di Semarang: Truk Gagal Nanjak Lalu Mundur, Pemotor dan Pejalan Kaki Jadi Korban
Wahyu Septiana July 29, 2026 08:52 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Kecelakaan truk tronton terjadi di Kabupaten Semarang setelah kendaraan gagal menanjak dan meluncur mundur menghantam motor serta pejalan kaki, Rabu (29/7/2026).

Dalam insiden ini, dua korban mengalami luka ringan dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Insiden itu terjadi di Jalan Raya Karanggede-Salatiga, tepatnya di Dusun Bawangan, Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Semarang, Iptu Handriani, mengatakan kecelakaan melibatkan truk Mitsubishi Tronton bernomor polisi N 9906 UE, motor Honda Revo bernomor polisi B 3128 SMQ, serta seorang pejalan kaki.

Dilaporkan TribunJateng, truk dikemudikan Rukimin (50), warga Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali, melaju dari arah Karanggede menuju Salatiga.

Namun, saat memasuki jalur menanjak di lokasi kejadian, kendaraan tidak mampu melanjutkan perjalanan.

"Sesampainya di lokasi, tepatnya di Dusun Bawangan, Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, jalur menanjak dan rem tidak berfungsi sehingga membuat truk tersebut melaju mundur ke belakang," ujar Handriani dikutip dari TribunJateng, Rabu (29/7/2026).

Truk yang bergerak mundur kemudian menghantam sepeda motor Honda Revo yang dikendarai Ihwanul Muslimin (45), warga Kecamatan Ngablak, Kabupaten Boyolali.

Korban lainnya seorang pejalan kaki bernama Purwanto (46), warga Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut mengakibatkan dua orang mengalami luka ringan.

Keduanya langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di RSUD Salatiga.

"Pengendara Honda Revo mengalami nyeri pada kaki kiri dan luka lecet di bagian pantat. Sementara pejalan kaki mengalami nyeri pada bahu kanan. Keduanya mendapat perawatan di RSUD Salatiga," kata Iptu Handriani.

Pengakuan Sopir

Sementara itu, pengemudi truk, Rukimin, mengungkapkan kendaraannya kehilangan tekanan angin pada kompresor ketika berada di tanjakan sehingga truk tidak lagi memiliki tenaga untuk melaju.

"Jalan nanjak, kompresornya anginnya hilang. Sudah nanjak terus mundur. Saya dari Klego mau ke Salatiga," jelas Rukimin.

Ia juga memastikan truk yang dikemudikannya tidak membawa muatan saat kejadian.

"Muatan kosong, di dalam cuma saya sama kenek," ujarnya.

Berita Lainnya

Baca juga: DPRD DKI Minta Alokasi Anggaran Kesehatan APBD 2027 Disesuaikan Kebutuhan Warga

Baca juga: Bandel! Bangunan 6 Lantai di Petojo Jakarta Pusat Kembali Disegel untuk Ke-5 Kalinya

Baca juga: Anggota DPR Mori Hanafi Lapor ke Polda Metro Jaya, Merasa Difitnah Terkait Tuduhan Korupsi

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.