TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Duta Besar (Dubes) Swiss untuk Indonesia, Olivier Zehnder, menyampaikan pidato perpisahan di penghujung masa tugasnya di tanah air.
Momen tersebut berlangsung dalam perayaan Hari Nasional Swiss sekaligus peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Swiss di Ayana Hotel, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2026).
Di hadapan para perwakilan pemerintah dan diplomat, Zehnder membagikan pelajaran berharga mengenai karakter masyarakat Indonesia.
Ia mengaku sangat terkesan dengan sebuah sapaan keseharian yang sederhana namun sarat makna.
"Saya telah belajar bahwa salah satu pertanyaan paling bermakna di Indonesia sering kali sangat sederhana. Sudah makan, Pak?" ucap Zehnder dalam pidato perpisahannya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pertanyaan tersebut mencerminkan filosofi hidup masyarakat Indonesia yang mengedepankan sisi kemanusiaan.
"Ini mungkin terdengar seperti pertanyaan kecil tetapi membawa sesuatu yang jauh lebih besar. Ini menyatakan bahwa sebelum kita membahas bisnis, bertukar posisi, atau mewakili lembaga, kita pertama-tama adalah manusia dan kesejahteraan kita itu penting. Saya mengagumi Indonesia karena hal itu," tambahnya.
Zehnder menilai kehangatan masyarakat Indonesia bukanlah sekadar teori, melainkan terwujud dalam tindakan dan interaksi nyata sehari-hari.
Diantaranya perhatian hal-hal kecil hingga ketenangan dalam merespons masalah.
"Kehangatannya tidak abstrak. Itu diungkapkan melalui pesan yang menanyakan apakah Anda telah tiba dengan selamat, melalui paksanaan agar Anda menambah porsi (makan) lagi bahkan setelah mengatakan cukup, dan melalui tanggapan yang tenang terhadap masalah yang tidak terduga: kita cari jalan," ungkapnya.
Nilai-nilai kebaikan hati tersebut, lanjut Zehnder, akan terus ia kenang.
Perayaan malam itu menjadi penanda akhir perjalanan resminya sebagai duta besar di Tanah Air.
"Semangat itu, dermawan, penuh akal, dan tangguh, adalah sesuatu yang akan saya bawa lama setelah masa tugas saya berakhir. Karena malam ini juga merupakan hal yang bermakna secara pribadi. Ini adalah Hari Nasional Swiss terakhir saya di Indonesia sebagai Duta Besar," tutur Zehnder.
Zehnder menegaskan bahwa Indonesia telah meninggalkan kesan yang mendalam bagi dirinya secara personal.
"Jadi saya hanya akan mengatakan: Saya datang ke sini untuk mewakili Swiss, saya pergi dengan membawa sebagian dari Indonesia bersama saya," pungkasnya.
Olivier Zehnder menjabat sejak tanggal 20 Februari 2023.
Pada tanggal tersebut, ia resmi menyerahkan surat kepercayaan (letter of credentials) kepada Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta.
Wilayah kerjanya meliputi Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN.