BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban kedua dari Anak Buah Kapal (ABK) KM Kenanga Indah atas nama Rikky (22) yang hilang terseret arus di Perairan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (29/7/2026) petang.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, korban terakhir itu ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada pukul 18.40 WIB.
Titik penemuan korban berada pada jarak sekitar 13 nautical mile (NM) dari lokasi awal kejadian atau Last Known Position (LKP).
Usai ditemukan oleh Tim SAR, korban langsung langsung dilakukan evakuasi untuk proses lebih lanjut, menyusul rekannya yang telah lebih dulu ditemukan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika menerangkan, dengan ditemukannya Rikky, maka seluruh korban insiden nahas di Perairan Lubuk Besar ini telah dievakuasi.
Untuk itu operasi pencarian dan pertolongan terhadap dua ABK KM Kenanga Indah yang hilang terseret arus di Perairan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, secara resmi berakhir.
Menutup jalannya operasi SAR, Mikel menyampaikan rasa belasungkawa sekaligus memberikan imbauan tegas kepada seluruh masyarakat maritim.
"Kami mewakili seluruh unsur SAR yang terlibat mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban," ujar Mikel.
Dikatakan Mikel, pihaknya juga menekankan pentingnya kesadaran akan keselamatan di wilayah perairan.
"Mengingat kondisi cuaca dan arus laut yang kerap berubah dengan cepat, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya nelayan maupun awak kapal, untuk selalu mengutamakan keselamatan. Pastikan alat keselamatan seperti life jacket atau pelampung selalu tersedia dan digunakan. Tetap waspada dan perhatikan kondisi sekitar sebelum melakukan aktivitas di laut agar kejadian serupa tidak terulang kembali," tutupnya.
(Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)