Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Komunitas sepeda Anak Bike.Bike kembali menggelar event bertajuk Raboo Raboo, sebuah agenda gowes santai yang dikemas dengan berbagai aktivitas menarik untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengajak masyarakat menjalani gaya hidup sehat melalui olahraga bersepeda.
Kegiatan diawali dengan titik kumpul di Taman Nusa Indah, kemudian peserta melakukan fun ride melintasi Simpang Empat Pantai, menyusuri kawasan Pantai Panjang, menuju Taman Berkas, hingga finis di kawasan Taman Tabut.
Admin 1 Anak Bike.Bike, Guswira, mengatakan Raboo Raboo merupakan agenda rutin komunitas yang digelar setiap satu bulan sekali pada hari Rabu.
Kegiatan ini terbuka bagi siapa saja yang memiliki hobi bersepeda dan ingin menambah relasi sesama pesepeda.
“Raboo Raboo ini menjadi wadah bagi teman-teman pecinta sepeda untuk berkumpul, berolahraga, sekaligus menikmati suasana Kota Bengkulu bersama. Kami menggelarnya rutin setiap sebulan sekali setiap hari Rabu,” kata Guswira saat ditanya TribunBengkulu.com, Rabu (29/7/2029) malam.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berisi gowes bersama, tetapi juga menghadirkan berbagai aktivitas yang menghibur agar peserta semakin antusias mengikuti setiap rangkaian acara.
Salah satu kegiatan yang menjadi daya tarik adalah Alley Cat, yakni ajang balap sepeda jalanan di kawasan perkotaan.
Balapan ini bersifat tidak resmi dan terinspirasi dari gaya hidup kurir sepeda yang mengutamakan kecepatan, ketepatan menentukan rute, serta kemampuan membaca kondisi jalan.
“Selain fun ride, kami juga mengadakan Alley Cat yang menjadi tantangan tersendiri bagi peserta. Setelah itu dilanjutkan dengan mini game yang tujuannya lebih ke seru-seruan dan mempererat kebersamaan antaranggota maupun peserta yang baru bergabung,” ujarnya.
Guswira menyebutkan, setiap pelaksanaan Raboo Raboo selalu diikuti lebih dari 20 peserta.
Mereka berasal dari berbagai komunitas sepeda maupun masyarakat umum yang ingin menikmati suasana gowes malam di Kota Bengkulu.
Ia berharap kegiatan ini dapat terus berkembang dan semakin banyak masyarakat yang ikut berpartisipasi, sehingga budaya bersepeda sebagai transportasi ramah lingkungan dan olahraga sehat semakin dikenal luas.
“Harapan kami tentu semakin banyak yang bergabung. Tidak harus dari komunitas, siapa pun boleh ikut selama memiliki semangat untuk bersepeda dan menjaga kebersamaan,” tutupnya.