Bahlil Pastikan Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Meski Timur Tengah Memanas
Joanita Ary July 29, 2026 11:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan LPG bersubsidi tidak mengalami kenaikan di tengah masih berlangsungnya gejolak geopolitik di Timur Tengah yang memicu fluktuasi harga minyak dunia.

Kepastian itu disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usai melaporkan perkembangan sektor energi kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Bahlil mengatakan, pemerintah terus memantau perkembangan harga minyak mentah dunia yang hingga kini masih bergerak fluktuatif akibat situasi global.

Meski demikian, pemerintah memastikan kondisi stok BBM nasional tetap aman dan pasokan energi bagi masyarakat tidak mengalami gangguan.

"Saya melaporkan kepada Bapak Presiden terkait kondisi energi nasional, termasuk perkembangan harga minyak dunia yang masih fluktuatif. Namun, untuk stok BBM kita aman dan harga BBM subsidi maupun LPG subsidi dipastikan tidak mengalami kenaikan," ujar Bahlil.

Menurutnya, Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus terhadap stabilitas harga energi karena berkaitan langsung dengan daya beli masyarakat.

Oleh sebab itu, pemerintah berupaya menjaga agar gejolak harga minyak dunia tidak berdampak terhadap harga energi bersubsidi di dalam negeri.

Bahlil menegaskan, pemerintah telah melakukan berbagai langkah antisipasi guna menjaga ketahanan energi nasional, termasuk memastikan rantai pasok minyak dan LPG tetap berjalan normal.

Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan kepastian kepada masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global.

"Arahan Bapak Presiden jelas, masyarakat harus tetap mendapatkan akses energi dengan harga yang terjangkau. Karena itu, kami memastikan ketersediaan stok dalam kondisi aman," katanya.

Ia menjelaskan, dinamika di Timur Tengah memang menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pergerakan harga minyak dunia.

Kawasan tersebut merupakan salah satu pusat produksi minyak global sehingga setiap eskalasi konflik berpotensi memberikan tekanan terhadap pasar energi internasional.

Meski demikian, Bahlil meminta masyarakat tidak perlu khawatir karena pemerintah telah menyiapkan langkah mitigasi untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga energi nasional.

Pemerintah juga terus melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga dalam memonitor perkembangan situasi global.

"Kita terus memantau perkembangan yang terjadi. Yang pasti, stok kita aman dan harga BBM subsidi serta LPG subsidi tetap tidak naik," tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi kabar baik bagi masyarakat di tengah kekhawatiran meningkatnya harga minyak dunia akibat konflik geopolitik yang masih berlangsung.

Dengan dipertahankannya harga BBM subsidi dan LPG subsidi, pemerintah berharap daya beli masyarakat tetap terjaga dan aktivitas ekonomi nasional dapat terus berjalan dengan baik.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.