Viral Celetukan 'Cie Curhat Dia Bah' ke Warga saat Dampingi Wali Kota Medan, Ini Sosok Lurah Syerly
Pipit Maulidya July 30, 2026 12:32 AM

 

SURYA.CO.ID - Media sosial tengah dihebohkan dengan aksi kontroversial Lurah Paya Pasir, Syerly, saat mendampingi kunjungan kerja Wali Kota Medan, Rico Waas.

Syerly menjadi sorotan publik setelah melontarkan kalimat yang dinilai meremehkan keluhan serius seorang warga.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (28/7/2026), saat Wali Kota Medan meninjau kawasan Jalan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan.

Di tengah diskusi mengenai masalah keamanan dan minimnya fasilitas publik, Lurah Syerly justru memberikan respons yang memicu kecaman.

Kronologi Kejadian: Keluhan Lampu Jalan Dibalas Sindiran

Kejadian bermula ketika seorang warga menyampaikan keresahannya terkait maraknya aksi kriminalitas di lingkungannya.

Warga tersebut mengeluhkan minimnya Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) hingga ia harus memasang empat titik lampu secara swadaya demi keamanan.

Namun, alih-alih memberikan solusi atau empati, Lurah Syerly yang berdiri di dekat Wali Kota justru melontarkan celetukan bernada menyindir.

"Ciyee curhat dia bahh," ucap Lurah Syerly dengan nada santai di tengah laporan serius warga tersebut.

Sikap ini pun langsung viral dan menuai kritik tajam dari warganet. Banyak yang menilai tindakan tersebut sangat tidak etis dilakukan oleh seorang pelayan publik, apalagi di hadapan pimpinan daerah.

Bukan Kali Pertama Jadi Sorotan

Berdasarkan rekam jejaknya, ini bukan pertama kalinya nama Syerly mencuat ke publik dengan sentimen negatif.

Pada Desember 2025 lalu, ia sempat didemo oleh warga Kelurahan Paya Pasir.

Kala itu, warga mendatangi Kantor Camat Medan Marelan dan mendesak pencopotan Syerly.

Dia dituding tidak peduli terhadap korban banjir dan diduga sempat melontarkan ancaman kepada warga yang protes.

Seorang warga bernama Syahdan sempat memberikan kesaksiannya saat aksi demo tersebut.

"Saat banjir terjadi di tempat yang parah di Paya Pasir, Lurah enggak hadir, bahkan sewaktu saya datangi Lurah malah ia marah sembari mengancam tak akan ada lagi berikan bantuan ke warga lingkungan kami."

Profil dan Latar Belakang Pendidikan

Syerly merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memiliki latar belakang pendidikan mumpuni. Ia menyandang gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) dan Magister Administrasi Publik (M.AP.).

Sebelum menjabat sebagai Lurah Paya Pasir, ia diketahui pernah mengemban jabatan sebagai Lurah Terjun.

Sebagai pejabat publik dengan golongan ruang antara III/b hingga III/d, estimasi gaji pokoknya berkisar antara Rp2,6 juta hingga Rp4,7 juta, belum termasuk tunjangan jabatan yang melekat.

Intip Harta Kekayaan Lurah Syerly

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan ke KPK pada 13 Februari 2025 (periodik 2024), total harta kekayaan bersih Syerly tercatat sebesar Rp84.206.010.

Berikut rincian aset yang dimilikinya:

1. Tanah dan Bangunan: Rp220.000.000 (satu unit lahan seluas 240 m⊃2;/75 m⊃2; di Kota Medan).

2. Alat Transportasi: Rp10.000.000 (sepeda motor Honda H1B02N41LOAT tahun 2023).

3. Kas dan Setara Kas: Rp7.206.010.

4. Hutang: Rp153.000.000.

Hingga saat ini, masyarakat masih menunggu tanggapan resmi dari Pemerintah Kota Medan terkait tindakan Lurah Paya Pasir yang dianggap melukai hati warga di tengah kunjungan kerja Wali Kota tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.