Rentenir Masih Diminati Warga Sulut, Akademisi Unsrat Ingatkan Bahaya Bunga Berlipat
Rizali Posumah July 30, 2026 01:47 AM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Praktik peminjaman uang kepada rentenir masih marak ditemukan di Sulawesi Utara. 

Meski bunga pinjaman tergolong tinggi, tidak sedikit masyarakat yang tetap memilih layanan tersebut karena prosesnya dinilai cepat dan mudah.

Rentenir merupakan orang atau pihak yang memberikan pinjaman uang kepada masyarakat dengan mengenakan bunga tinggi. 

Umumnya, pinjaman diberikan tanpa prosedur yang rumit seperti di lembaga keuangan resmi.

Sehingga menjadi pilihan bagi warga yang membutuhkan dana dalam waktu singkat.

Akademisi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Vecky Masinambow, mengatakan kemudahan persyaratan menjadi alasan utama masyarakat masih memanfaatkan jasa rentenir.

"Orang datang ke rentenir karena persyaratannya mudah dan proses pencairan dananya cepat. Saat kebutuhan mendesak, hal itu menjadi daya tarik," kata Vecky, Rabu (29/7/2026) malam.

Namun, ia mengingatkan masyarakat agar tidak hanya melihat kemudahan memperoleh pinjaman, tetapi juga memahami risiko yang menyertainya.

Menurut Vecky, bunga pinjaman yang dikenakan rentenir umumnya jauh lebih tinggi dibandingkan lembaga keuangan resmi. 

Kondisi itu dapat membuat beban utang semakin berat.

Ia menjelaskan, dalam banyak kasus rentenir memang masih memberikan toleransi ketika peminjam terlambat membayar cicilan. 

Namun, bunga pinjaman biasanya terus berjalan, bahkan dapat bertambah atau berlipat sehingga jumlah utang semakin besar.

"Akibatnya, peminjam bisa kesulitan melunasi utangnya karena bunga terus bertambah. Kondisi ini berpotensi menjerat masyarakat dalam lingkaran utang," ujarnya.

Vecky mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan pinjaman dari lembaga keuangan resmi yang diawasi pemerintah. 

Selain bunga yang lebih jelas, hak dan kewajiban antara pemberi pinjaman dan nasabah juga memiliki perlindungan hukum. (Pet)

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.