Usai Kalah dari Persebaya, Persija Kembali Kecewa: Ini Alasan Shin Tae-yong soal Performa Timnya
Pipit Maulidya July 30, 2026 12:32 AM

 

SURYA.CO.ID - Tren negatif Persija Jakarta di ajang Piala Presiden 2026 berlanjut.

Setelah sebelumnya menelan kekalahan dari Persebaya Surabaya, skuad Macan Kemayoran kembali gagal meraih poin penuh saat menghadapi Port FC pada laga kedua Grup B, Rabu (29/7/2026).

Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Persija harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 2-2.

Hasil ini tentu mengecewakan bagi Jakmania, mengingat Persija sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu di babak pertama sebelum akhirnya mampu menyamakan kedudukan.

Lantas, apa yang membuat performa tim ibu kota belum maksimal di turnamen pramusim ini?

Baca juga: Hasil Skor Akhir Persebaya Vs PSMS Medan 1-0, Pastikan Tiket Semifinal

Pelatih Persija Buka Suara

Dikutip dari Tribunnews.com, Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong (STY), akhirnya buka suara terkait kendala yang dihadapi timnya.

Usai pertandingan, Shin Tae-yong mengakui bahwa persiapan timnya memang belum ideal. Minimnya waktu latihan bersama menjadi alasan utama mengapa skema permainan tidak berjalan mulus sejak awal laga.

"Para pemain tampil baik di laga ini. Memang kita kurang banyak latihan, tetapi saya tetap memberikan apresiasi kepada pemain yang sudah bekerja keras," ujar pelatih asal Korea Selatan tersebut.

STY menambahkan bahwa instruksi yang ia berikan saat jeda babak pertama menjadi kunci kebangkitan tim. Perubahan posisi pemain terbukti ampuh meredam serangan lawan dan menciptakan peluang gol.

"Setelah selesai babak pertama, saya memberikan beberapa informasi mengenai positioning para pemain. Di babak kedua mereka bisa menjalankannya dengan baik sehingga mendapatkan hasil seperti hari ini," tambah STY.

Masalah Chemistry Pemain Asing

Selain masalah durasi latihan secara umum, Shin Tae-yong juga menyoroti adaptasi para pemain asing.

Menurutnya, chemistry antarpemain belum terbangun sempurna karena mereka baru bergabung dalam waktu singkat.

Ia menegaskan bahwa ajang Piala Presiden 2026 ini justru dijadikan wadah untuk membangun kekompakan tim di lapangan hijau.

"Untuk pemain asing, karena belum banyak latihan, jadi belum bisa membangun chemistry yang baik. Tetapi dengan adanya pertandingan seperti ini, chemistry bisa dibangun di dalam pertandingan, bukan hanya di latihan," jelasnya.

Arlyansyah Abdulmanan Syukuri Satu Poin

Meski gagal menang, penyerang muda Persija, Arlyansyah Abdulmanan, tetap bersyukur timnya tidak pulang dengan tangan hampa.

Gol yang dicetaknya bersama Stejpan Loncar menyelamatkan Persija dari kekalahan kedua.

"Pertama-tama saya ucapkan Alhamdulillah buat pertandingan hari ini. Kita dapat satu poin," kata Arlyansyah.

Senada dengan sang pelatih, Arlyansyah juga mengakui bahwa aspek taktik belum sepenuhnya matang.

"Menurut saya kita semua sudah kerja keras. Walaupun belum latihan taktik, maksudnya taktiknya belum banyak, tapi kita semua bisa memaksimalkan itu," pungkasnya.

Dengan hasil imbang ini, langkah Persija Jakarta di Piala Presiden 2026 berada di ujung tanduk. Macan Kemayoran dituntut untuk bekerja ekstra keras di laga pamungkas jika ingin menjaga asa lolos ke babak berikutnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.