BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Salah seorang perwakilan Duta Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih (PEPELINGASIH) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) berhasil menjadi Juara Terbaik I di pemilihan tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) 2026).
Diikuti sebanyak 39 peserta, dari 13 kabupaten/kota di Kalsel. Saiful Ahyar berhasil keluar sebagai Juara Terbaik I saat pelaksanaan pemilihan Duta Pepelingasih yang diselenggarakan 27-29 Juli 2026 di Hotel Palm, Banjarmasin.
Kepala Bidang (Kabid) Kepemudaan dan Olahraga pada Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) HSS, Syakhril Anwar mengatakan, HSS mengirimkan tiga perwakilan mengikuti Duta Pepelingasih di tingkat Kalsel.
"Setelah dilaksanakan seleksi di tingkat kabupaten, peserta kita telah dibekali berbagi materi dan program yang dibawakan sampai action plan, kemudian kunjungan ke Bank Sampah, Tunas Meratus, penanaman pohon di lingkungan Amandit Aquatic Center, serta menambah pengetahuan bidang konservasi Bekantan,” katanya, Rabu (29/7/2026).
Baca juga: Kecelakaan di Jalan Alternatif Banjarbaru-Batulicin, Dua Kendaraan Adu Banteng Tiga Orang Luka Berat
Dihubungi, Saiful Ahyar kepada Banjarmasinpost.co.id mengatakan, dirinya sangat berbangga karena dapat memberikan hasil terbaik bagi daerah di ajang tingkat provinsi.
Pada pemilihan Duta Pepelingasih Kalsel 2026. Ahyar warga Desa Karang Bulan, Kecamatan Kalumpang ini membawakan pembahasan program “Candlenut Circle” yakni sebuah inovasi berbasis Ekonomi sirkular dalam mengoptimalkan potensi kemiri/kaminting Loksado.
Inovasi tersebut bertujuan sebagai pemberdayaan masyarakat dan pelestarian ekosistem Meratus.
“Melalui inovasi kemiri yang biasanya hanya dijual gelondongan sebagai bahan dapur dikembangkan menjadi produk minyak kemiri sehingga memiliki nilai tambah,” katanya.
Selain itu, limbah kulit kemiri dijadikan produk briket, sehingga kulit kemiri yang bisanya hanya terbuang berubah menjadi produk yang meningkatkan peluang ekonomi masyarakat.
Melalui pengoptimalan komoditas kemiri Loksado ini Candlenut Circle berdampak dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, bertambahnya peluang usaha dan pendapatan masyarakat, serta tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjaga pohon kemiri dan kelestarian Ekosistem Meratus.
“Candlenut Circle menjadi model inovasi yang mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan secara berkelanjutan,” terangnya.
Sementara, Kepala Disporapar HSS, Dody Puriyandhani menyampaikan, pihaknya turut berbangga dan mengapresiasi prestasi yang telah diraih Duta Pepelingasih HSS sebagai Terbaik I tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2026.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi daerah sekaligus bukti bahwa generasi muda kita memiliki potensi, kreativitas, dan kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan,” ucapnya.
Pihaknya berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi pemuda lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan menjadi agen perubahan dalam menjaga lingkungan.
“Semoga prestasi ini dapat terus dipertahankan dan membawa nama baik Kabupaten HSS di tingkat yang lebih tinggi,” sampainya.
(Banjarmasinpost.co.id/Adiyat Ikhsan)